Politik

Halaman Kantor PDI Perjuangan Jember Jadi Ruang Latihan Gandrung

Jakarta, Maret.id — Halaman kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Jember kini berfungsi sebagai ruang latihan kesenian Gandrung. Kelompok seni Padepokan Surya Kencana memanfaatkan halaman tersebut untuk berlatih, pada Sabtu (3/10/2026).

Sebelumnya, kelompok ini berlatih di Jalan Cempedak Gang 9 Nomor 11, Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang. Pemindahan lokasi dilakukan setelah pengurus DPC membuka halaman kantornya untuk para pegiat seni.

“Bentuk dukungan Partai terhadap pelestarian kesenian daerah, khususnya Gandrung,” kata Candra Ary Fianto, Bendahara DPC PDI Perjuangan Jember.

Candra menambahkan, keunggulan lokasi kantor Partai terletak pada posisi strategisnya di jalur utama penghubung Kabupaten Jember dan Bondowoso. Aktivitas latihan yang dilakukan di ruang terbuka memungkinkan masyarakat yang melintas untuk menyaksikan kesenian tersebut secara langsung.

“Tak sedikit orang yang berhenti untuk bisa menyaksikan kesenian itu,” jelas Candra, yang juga anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember.

Menurutnya, perhatian masyarakat yang muncul dari aktivitas latihan dapat membuka peluang pertunjukan bagi para seniman. Masyarakat yang tertarik dapat segera berkomunikasi langsung dengan kelompok kesenian tersebut.

Wiwin Sutrisno, salah satu seniman Gandrung, mengapresiasi kesediaan pengurus DPC untuk menyediakan tempat latihan. “Ruang latihan adalah salah satu persoalan yang dihadapi kelompok seni yang selama ini bertahan secara mandiri,” ungkapnya.

Dia menegaskan bahwa tidak semua partai bersedia memfasilitasi tempat berlatih seperti ini. Selama ini, para pegiat Padepokan Surya Kencana mengandalkan kemampuan sendiri untuk menjalankan aktivitas kesenian dengan sistem gotong royong guna mempertahankan seni Gandrung.

Pemanfaatan halaman kantor Partai ini memberi mereka ruang latihan tanpa harus memikirkan masalah ketersediaan tempat. Latihan yang terbuka juga membuat kesenian Gandrung lebih mudah bersentuhan dengan masyarakat.

Namun, pelestarian kesenian tidak hanya bergantung pada tersedianya tempat latihan. Keberlangsungan kelompok seni tetap bergantung pada kemampuan para pelakunya dalam menjaga regenerasi, mengembangkan pertunjukan, dan menemukan ruang tampil di tengah perubahan selera masyarakat.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button