Zelensky tuduh AS enggan bantu Ukraina, Memanas: krisis pasca serangan 78 tewas!

Jakarta, Maret.id — Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menuduh Amerika Serikat kurang menunjukkan kesediaan untuk memperluas bantuan yang dapat membantu Ukraina menghadapi gelombang serangan Rusia yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Tuduhan itu disampaikan menyusul serangkaian serangan yang menewaskan puluhan orang dan melukai ratusan warga di berbagai wilayah Ukraina.
Serangan Mematikan di Kramatorsk dan Wilayah Lain
Salah satu serangan paling mematikan terjadi di Kramatorsk, Ukraina timur, di mana sebuah bom menghantam area yang menewaskan puluhan orang serta menghancurkan dua bus yang sedang lewat. Foto-foto yang dipublikasikan pejabat setempat memperlihatkan puing-puing dan kerangka bus yang hangus, sementara beberapa jenazah masih harus diidentifikasi.
Di wilayah lain, bom udara berpemandu dilaporkan menewaskan warga di sebuah desa di tenggara wilayah Dnipropetrovsk dan menimbulkan korban di Ivano-Frankivsk di Ukraina barat. Serangkaian serangan sebelumnya juga menargetkan bangunan tempat tinggal di Pryluky, menimbulkan puluhan korban jiwa dalam satu insiden.
Seruan untuk Akses Starlink dan Kritik terhadap Sikap AS
Zelensky mendesak otoritas AS untuk memperluas akses Ukraina terhadap layanan satelit Starlink yang dioperasikan oleh perusahaan swasta SpaceX, dengan alasan pentingnya kemampuan itu untuk meningkatkan koordinasi militer dan penargetan rudal musuh. “Bukalah Starlink untuk Ukraina,” ujar Zelensky, menekankan bahwa akses seperti itu pernah diberikan dalam konteks lain dan dapat membantu mempertahankan wilayah udara serta memaksa Rusia duduk di meja perundingan.
Presiden Ukraina juga mengkritik apa yang disebutnya sebagai inkonsistensi antara upaya diplomatik Washington dan pembicaraan ekonomi yang dilaporkan berlangsung dengan Moskow. Zelensky mempertanyakan logika membahas kerja sama ekonomi di masa depan sementara konflik di medan masih berlanjut, dan ia menilai sikap semacam itu menunjukkan keengganan yang merugikan Ukraina.
Pembahasan Internasional dan Isu Nord Stream
Sejumlah laporan menyebut adanya diskusi di antara pejabat tinggi terkait kemungkinan keterlibatan investor dalam proyek-proyek energi lintas negara, termasuk pembicaraan yang menyentuh jalur pipa Nord Stream. Nama-nama yang muncul dalam laporan tersebut pernah dikenal publik karena peran mereka sebelumnya di pemerintahan atau dunia usaha, namun keterlibatan nyata dalam proyek apapun memerlukan verifikasi lebih lanjut.
Zelensky menyatakan bahwa delegasi Ukraina akan melakukan kunjungan ke Amerika Serikat untuk membahas berbagai isu, termasuk dorongan agar mitra internasional meningkatkan tekanan sanksi terhadap Rusia. Pembahasan diperkirakan juga akan menyinggung kebutuhan pertahanan udara Ukraina yang semakin mendesak di tengah intensitas serangan udara dan drone.
Dampak pada Warga Sipil dan Infrastruktur
Pejabat regional menuduh bahwa beberapa serangan sengaja menargetkan warga sipil dengan menembak tempat-tempat berkumpul publik, termasuk bus penumpang, yang menunjukkan pola serangan yang dapat menimbulkan korban massal. “Untuk mereka, bus yang penuh penumpang adalah target yang menarik karena satu serangan saja dapat membunuh banyak orang,” kata seorang gubernur setempat melalui akun resmi.
Wali Kota Kyiv melaporkan sejumlah korban jiwa dan luka-luka akibat serangan yang juga mempengaruhi pasokan air dan listrik di ibu kota, serta menyebabkan gangguan yang memerlukan upaya pemulihan. Selain dampak langsung pada warga, serangan terhadap fasilitas infrastruktur seperti gudang, pusat data, dan jaringan listrik menimbulkan kekhawatiran menjelang musim dingin.
Pernyataan Rusia dan Tanggapan Ukraina
Moskow membantah tuduhan sengaja menargetkan warga sipil, namun penggunaan rudal dan drone terhadap berbagai kota Ukraina terus menimbulkan korban jiwa serta kerusakan infrastruktur yang luas. Pihak Ukraina mengatakan serangan-serangan itu harus dicatat sebagai bagian dari pola yang membahayakan warga sipil dan menuntut tanggapan internasional yang lebih tegas.
Di samping itu, laporan awal menyebut adanya kerusakan pada fasilitas pusat data milik beberapa perusahaan, dan pihak teknis menyatakan pemulihan mungkin tidak sederhana. Sementara upaya bantuan kemanusiaan dan respon darurat terus berjalan, pemerintah Ukraina menegaskan tidak akan menerima serangan semacam ini tanpa upaya balasan dan diplomatik yang intensif.
Penutup
Kondisi yang terus memburuk di sejumlah wilayah menambah tekanan pada komunitas internasional untuk mempertimbangkan kembali bentuk dukungan bagi Ukraina, baik dari sisi kemanusiaan, militer, maupun sanksi ekonomi. Pemerintah Ukraina berharap langkah-langkah tersebut dapat mencegah eskalasi lebih lanjut dan membuka jalan bagi negosiasi yang menghasilkan penghentian kekerasan.





