Dunia

Houthi Serang Bandara Riyadh, Saudi Balas; Memanas dan Ratusan Jadi Korban!

Jakarta, Maret.id — Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, menjadi sasaran serangan rudal yang diklaim dilancarkan oleh kelompok Houthi dari Yaman pada Sabtu, 10 Oktober 2026, menewaskan belasan orang dan melukai ratusan lainnya. Insiden ini memicu penjagaan ketat di fasilitas penerbangan dan ancaman balasan keras dari Koalisi Pimpinan Arab Saudi.

Korban dan Dampak Langsung

Otoritas Penerbangan Sipil Umum Arab Saudi melaporkan 12 orang tewas dan 309 lainnya luka-luka akibat serangan yang menargetkan terminal penumpang tersebut. Dari korban tewas, empat berstatus warga Saudi sementara delapan lainnya merupakan warga negara asing termasuk Bangladesh, Amerika Serikat, Mesir, Yordania, Suriah, Palestina, dan Sudan.
Operasional Bandara King Khalid sempat dihentikan sementara untuk pemeriksaan keselamatan dan penilaian kerusakan, sementara korban luka dilarikan ke sejumlah rumah sakit dengan beberapa di antaranya dalam kondisi kritis. Pihak berwenang menyatakan proses identifikasi dan penanganan darurat masih berlangsung.

Pernyataan Koalisi dan Tuduhan Kejahatan Perang

Koalisi Pimpinan Arab Saudi mengecam serangan tersebut dan menegaskan akan memberikan respons sesuai hukum humaniter internasional. Juru bicara koalisi, Turki Al-Malki, menyatakan dalam kanal resmi koalisi bahwa penyerangan terhadap fasilitas sipil merupakan pelanggaran berat hukum internasional dan merupakan “kejahatan perang.”
Al-Malki menegaskan Komando Pasukan Gabungan siap menanggapi serangan teroris ini secara tegas namun berpegang pada aturan hukum yang berlaku, sementara koalisi mengutamakan perlindungan warga sipil dalam setiap operasi yang akan dijalankan. Pernyataan tersebut mempertegas posisi Riyadh bahwa penyerangan terhadap infrastruktur sipil tidak dapat ditolerir.

Balasan Militer dan Eskalasi di Yaman

Seusai serangan di Riyadh, frekuensi dan intensitas serangan udara serta tembakan rudal antara kedua pihak meningkat signifikan, dengan laporan menujukan sasaran di sejumlah wilayah Yaman. Stasiun televisi milik Houthi melaporkan adanya gelombang serangan yang menyasar Bandara Internasional Sanaa, Selat Bab al-Mandab, dan beberapa provinsi di bagian utara Yaman.
Pihak militer pemerintah Yaman, yang didukung jet tempur koalisi, mengklaim melakukan operasi darat dan udara besar-besaran untuk merebut kembali wilayah yang dikuasai Houthi, serta menegaskan telah menetralkan lebih dari 1.150 pejuang Houthi dan menghancurkan ratusan kendaraan logistik dalam hitungan hari. Klaim-klaim tersebut belum dapat diverifikasi secara independen dan menambah ketidakjelasan terkait skala korban serta kerusakan di medan.

Pernyataan Houthi dan Risiko Regional

Kelompok Houthi menyatakan kesiapannya untuk bernegosiasi terkait perlindungan fasilitas sipil dan infrastruktur kemanusiaan, sekaligus memperingatkan tindakan balasan terhadap operasi militer yang mengancam fasilitas publik. Dalam pernyataannya, Houthi menyorot pentingnya menjaga bandara, pelabuhan, dan fasilitas lain agar tidak menjadi sasaran konfrontasi militer yang lebih luas.
Para pakar memperingatkan eskalasi seperti ini berpotensi mengganggu stabilitas kawasan, khususnya jalur pelayaran di Selat Bab al-Mandab yang memiliki peran strategis bagi perdagangan internasional. Peningkatan operasi militer di daerah ini juga berisiko memperburuk situasi kemanusiaan yang selama ini sudah rapuh di Yaman.

Pihak berwenang Saudi dan aktor regional lainnya belum mengumumkan langkah diplomatik lanjutan, sementara proses investigasi atas insiden di Bandara King Khalid terus berjalan. Kondisi keamanan di wilayah yang terdampak tetap menjadi fokus utama otoritas setempat dan komunitas internasional yang memantau perkembangan konflik.

Aditya Permana

Jurnalis dan analis media digital yang berfokus khusus pada pelaporan sektor ekonomi, bisnis, dan finansial. Di maret.id, ia mendedikasikan perannya untuk mengulas dinamika pasar, kebijakan fiskal, perkembangan UMKM, hingga tren ekonomi makro global dan nasional. Dengan pendekatan yang tajam dan berbasis data, Aditya berkomitmen menyajikan informasi kompleks seputar dunia keuangan ke dalam ulasan yang mendalam, objektif, dan mudah dipahami oleh semua kalangan pembaca.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button