Renny Dorong Penguatan Sektor Produktif untuk Ekonomi Jatim

Jakarta, Maret.id — Memperingati usia ke-81 tahun, Provinsi Jawa Timur diingatkan akan pentingnya memperkuat sektor produktif sebagai pondasi pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Wara Sundari Renny Pramana, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, menyatakan bahwa industri, pertanian, maritim, dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) harus dikembangkan secara terintegrasi.
Menurut Renny, tantangan pembangunan tidak hanya sebatas peningkatan produksi dan perdagangan. Namun, setiap sektor unggulan harus saling mendukung agar dapat menghadapi perubahan ekonomi yang terjadi.
“Kita memiliki potensi besar di berbagai sektor. Tantangannya adalah bagaimana potensi tersebut dikelola secara optimal agar ekonomi Jawa Timur semakin tangguh, produktif, dan mampu menghadapi perubahan,” ujarnya.
Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur menunjukkan perekonomian provinsi ini tumbuh sebesar 5,72 persen secara tahunan pada triwulan II 2026. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai sekitar Rp930 triliun.
Industri pengolahan menjadi sektor dengan kontribusi terbesar, mencapai 31,32 persen dari struktur ekonomi Jawa Timur sepanjang 2025. Kontribusi ini menegaskan pentingnya sektor industri dalam menopang ekonomi daerah.
Namun, Renny menyoroti bahwa penguatan industri harus berjalan seiring dengan pengembangan sektor lain yang menyediakan bahan baku serta mendukung distribusi. Pertanian, maritim, dan UMKM harus menjadi bagian integral dari ekosistem produksi.
“Penguatan industri harus berjalan beriringan dengan pengembangan pertanian, maritim, dan UMKM. Kita perlu membangun ekosistem ekonomi yang saling terhubung,” tegas Renny.
Renny juga menekankan pentingnya kesinambungan kebijakan dalam pengembangan sektor produktif. Ketersediaan bahan baku, infrastruktur memadai, dan akses bagi pelaku usaha lokal menjadi fokus yang perlu diperhatikan dalam perencanaan pembangunan.
Keterhubungan antarsektor sangat diperlukan agar pertumbuhan industri mampu menciptakan peluang bagi petani, pelaku usaha maritim, dan UMKM. Dengan demikian, potensi ekonomi daerah dapat saling memperkuat dalam proses produksi dan distribusi.
Politisi senior asal Kediri ini menegaskan bahwa pengelolaan potensi daerah secara konsisten dapat memperkokoh struktur ekonomi Jawa Timur. Ini juga penting untuk meningkatkan kemampuan daerah dalam menghadapi tantangan di masa mendatang.
“Pembangunan yang berkelanjutan membutuhkan fondasi ekonomi yang kuat, kebijakan yang konsisten, dan kolaborasi antarsektor agar potensi yang kita miliki dapat berkembang secara optimal,” pungkasnya.
Pada momentum Hari Jadi ke-81 Jawa Timur, Renny berharap penguatan sektor produktif dapat menjadi bagian penting dari arah pembangunan daerah, sehingga keunggulan ekonomi Jawa Timur dapat dipertahankan dan dikembangkan secara berkelanjutan.





