Doding Rahmadi Siapkan Sumur Bor Atasi Kekeringan Trenggalek

Jakarta, Maret.id — Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi, mengusulkan pembangunan sumur bor sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi masalah kekeringan dan krisis air bersih di sejumlah desa. Rencana ini lahir setelah Doding meninjau langsung area yang terdampak kekeringan.
Dari hasil peninjauan, Doding mencatat bahwa warga di kawasan dekat pegunungan mengalami kesulitan serius dalam mendapatkan air bersih. Sumur-sumur milik warga masih dapat mengeluarkan air, namun debitnya semakin menurun dan air yang dihasilkan cenderung keruh saat musim kemarau panjang.
Kekhawatiran muncul di kalangan warga terkait kualitas air yang dapat membahayakan kesehatan. Banyak dari mereka yang terpaksa memanfaatkan air sumur hanya untuk kebutuhan tertentu, sementara konsumsi sehari-hari bergantung pada pasokan air bersih dari bantuan.
“Iya, rencananya akan dibangunkan sumur bor. Ini solusi karena di beberapa lokasi desa sudah menjadi langganan. Ketika kekeringan, kesulitan air bersih,” kata Doding, Rabu (14/10/2026).
Sebagai contoh, Doding menyebutkan kondisi di Desa Prambon, Kecamatan Tugu. Di sana, ia menemukan bahwa debit air di beberapa sumur berkurang dan kualitas air sangat buruk.
Menurut Doding, permasalahan kekeringan yang terjadi setiap tahun merupakan masalah yang harus segera diatasi oleh pemerintah daerah dan DPRD. Penanganan yang efektif tidak bisa hanya bergantung pada distribusi air bersih ketika situasi mulai kritis.
“Setiap kemarau panjang, ada yang kekurangan air bersih. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi eksekutif dan legislatif,” ujarnya.
Dalam situasi ini, berbagai organisasi, partai politik, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek telah memberikan bantuan air bersih. Truk tangki berkapasitas 8.000 liter secara bergantian mengirimkan air untuk warga yang terkena dampak.
Sebagai Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek, Doding menyatakan bahwa partainya juga turut mendistribusikan air melalui truk tangki untuk membantu masyarakat.
“Kalau dari PDI Perjuangan sendiri, hampir tiap hari turun menyalurkan air bersih,” pungkasnya.
Diharapkan, pembangunan sumur bor ini menjadi salah satu upaya untuk mengurangi ketergantungan warga pada bantuan air tangki, terutama di desa-desa yang kerap menghadapi kekurangan air bersih saat musim kemarau.





