Politik

Deni Wicaksono Ajak Warga Trenggalek Jaga Hutan dan Air

Jakarta, Maret.id — Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono menyerukan masyarakat Kecamatan Panggul, Kabupaten Trenggalek, untuk menjaga kelestarian hutan dan sumber mata air. Tindakan ini dianggap penting untuk menjamin ketersediaan air bagi kehidupan sehari-hari.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi dalam pertemuan dengan warga Panggul pada Kamis (15/10/2026). Dalam forum tersebut, masyarakat diajak menyadari pentingnya menjaga lingkungan yang langsung mempengaruhi ketersediaan air dan kualitas udara.

“Dalam wilayah Panggul, mayoritas warga bergantung pada sumur untuk kebutuhan air. Oleh karena itu, kita harus bijaksana dalam menjaga lingkungan, terutama mata air,” tegas Deni.

Politisi muda ini, yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, menjabarkan pentingnya kolaborasi dalam menjaga lingkungan. Dia menekankan perlunya mempertahankan kelestarian hutan agar fungsi ekologis tetap terjaga.

Kabupaten Trenggalek memiliki bentang alam pegunungan dan perbukitan, termasuk di Kecamatan Panggul yang berbatasan dengan Kecamatan Munjungan. Hutan di kawasan ini memiliki beragam jenis pohon, mulai dari pinus hingga vegetasi lainnya.

Hutan tidak hanya menjadi kekayaan alam tetapi juga penting dalam menjaga tata air dan keberlanjutan ekosistem. Kerusakan hutan berpotensi menyebabkan dampak yang merugikan bagi lingkungan dan masyarakat.

Deni juga mencatat pentingnya mendukung upaya pengurangan emisi karbon atau Net Zero Carbon yang digerakkan oleh Pemerintah Kabupaten Trenggalek. Dia mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan penebangan berlebihan yang dapat merusak fungsi hutan.

“Bersama-sama menjaga hutan,” imbuh Deni melalui Doding dalam sosialisasi tersebut.

Ekosistem hutan yang terjaga berkontribusi dalam menyerap karbon, mendukung siklus air, dan mengurangi risiko degradasi lingkungan. Upaya ini memerlukan keterlibatan aktif masyarakat agar perlindungan kawasan hutan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah.

Doding menyoroti bahwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di berbagai wilayah harus menjadi pengingat akan pentingnya menjaga kawasan hutan. Kebakaran tidak hanya merusak vegetasi tetapi juga memicu masalah kesehatan bagi masyarakat.

“Jangan sampai Trenggalek mengalami kebakaran hutan, karena sulit untuk memadamkannya,” kata Doding, yang juga merupakan Sekretaris DPC PDI Perjuangan Trenggalek.

Dalam sosialisasi tersebut, Doding kembali menekankan bahwa hutan yang terjaga merupakan penopang kehidupan masyarakat. Kelestarian hutan sangat penting agar fungsi lingkungan dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Bagi warga Panggul yang mengandalkan sumur, menjaga lingkungan merupakan upaya melindungi sumber penghidupan mereka. Oleh karena itu, mereka diajak untuk berperan aktif dalam merawat alam dan mendukung kebijakan pengurangan emisi.

“Pesan kami, mari bersama-sama merawat alam dan mendukung program Net Zero Carbon untuk menjaga kualitas udara serta kelestarian sumber-sumber air di Kabupaten Trenggalek. Hutan Lestari, Air Terjaga, Trenggalek Sejahtera,” tutup Doding.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button