Warga Durenan Sampaikan Aspirasi Irigasi dan Banjir ke Deni Wicaksono

Jakarta, Maret.id — Perbaikan infrastruktur irigasi dan antisipasi banjir menjadi sorotan utama dalam agenda Jembatan Aspirasi Trenggalek, yang dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Deni Wicaksono, di Desa Durenan, Kabupaten Trenggalek.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 17 Oktober 2026, ini diwakili oleh Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi. Doding menyatakan bahwa forum tersebut bertujuan untuk memberikan ruang kepada masyarakat untuk mengungkapkan persoalan yang dihadapi, khususnya di sektor pertanian.
“Alhamdulillah, pertemuan sosialisasi berjalan lancar tanpa kendala. Banyak masukan yang kami terima berkaitan dengan pertanian,” tuturnya.
Doding menegaskan pentingnya mendengarkan aspirasi petani secara langsung untuk mendorong pembangunan yang relevan di tingkat kabupaten maupun provinsi.
“Durenan menjadi salah satu wilayah yang memiliki aktivitas pertanian cukup menonjol. Kami dari wakil rakyat, baik di Trenggalek maupun provinsi, wajib mendengar langsung ke masyarakat,” imbuhnya.
Warga Durenan menyampaikan harapan untuk perbaikan dan pembangunan jaringan irigasi agar dapat mendukung kebutuhan air bagi lahan pertanian. Ini dianggap vital untuk meningkatkan produktivitas petani.
Di samping itu, masyarakat juga mengungkapkan kekhawatiran terkait potensi genangan dan banjir akibat hujan deras. Masalah ini dianggap perlu diantisipasi melalui penanganan infrastruktur yang sesuai dengan kondisi daerah.
Warga juga mengusulkan untuk meningkatkan produktivitas panen melalui pemanfaatan alat dan teknologi pertanian yang modern. “Dukungan tersebut diharapkan membantu petani meningkatkan efisiensi kerja dan hasil produksi,” ujar Doding.
Aspirasi yang dihimpun di forum ini dinilai sebagai catatan penting untuk menjembatani kebutuhan masyarakat dengan perencanaan program pembangunan. Hal ini diharapkan dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah kabupaten dan provinsi.
Kegiatan di Durenan merupakan rangkaian upaya Deni Wicaksono untuk menyerap aspirasi masyarakat di berbagai wilayah Trenggalek. Sebelumnya, agenda serupa juga dilakukan di Kecamatan Munjungan dan Panggul.
Dengan pertemuan langsung, diharapkan masalah pembangunan dapat lebih teridentifikasi sesuai kebutuhan masyarakat. Aspirasi warga Durenan pun kini mencakup kebutuhan pokok, mulai dari pembenahan irigasi, pengendalian risiko banjir, hingga dukungan teknologi pertanian.
Tindak lanjut dari kebutuhan ini menjadi penting agar aspirasi yang terjaring dapat berujung pada program pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat.





