Politik

17 Pengurus Ranting PDI Perjuangan Dilantik di Panekan Magetan

Jakarta, Maret.id — PDI Perjuangan Kabupaten Magetan telah berhasil menyelesaikan konsolidasi organisasi hingga tingkat akar rumput di Kecamatan Panekan. Acara pelantikan pengurus dari 17 ranting se-Kecamatan Panekan berlangsung di Desa Milangasri pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Langkah ini menunjukkan kesiapan PDI Perjuangan, partai yang dikenal dengan simbol banteng moncong putih, dalam memperkuat struktur organisasi serta menyerap aspirasi masyarakat menjelang pemilu mendatang.

Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPC PDI Perjuangan Magetan, Suyatno, mengungkapkan bahwa pembentukan kepengurusan di 17 desa tersebut sudah sesuai dengan syarat dan ketentuan partai. Masing-masing ranting terdiri dari tujuh orang pengurus, dengan minimal 30 persen keterwakilan perempuan dan 30 persen kader berusia di bawah 35 tahun.

Suyatno mencatat adanya kendala teknis terkait penyesuaian instruksi dari pengurus pusat mengenai keterlibatan pemuda dalam kepengurusan. “Awalnya kami memenuhi ketentuan tujuh orang pengurus dengan keterwakilan perempuan 30 persen. Kemudian ada instruksi tambahan bahwa 30 persen pengurus juga harus berusia di bawah 35 tahun. Artinya, kami harus melakukan penyesuaian kembali,” ujar Suyatno.

Walaupun demikian, penyesuaian tersebut dapat diselesaikan dalam waktu singkat berkat solidaritas kader di tingkat akar rumput. Politisi yang telah menjabat sebagai legislator selama enam periode itu menekankan bahwa kelengkapan struktur dan pelantikan bukanlah akhir dari kerja organisasi.

Menurut Suyatno, pengurus ranting dan anak ranting adalah ujung tombak perjuangan partai di lapangan. Para pengurus yang baru dilantik diminta untuk segera menyerap aspirasi masyarakat untuk diteruskan ke PAC, DPC, hingga fraksi di lembaga legislatif. “Pengurus ranting dan anak ranting adalah ujung tombak perjuangan partai yang bekerja di akar rumput. Apa yang menjadi keluhan dan harapan masyarakat harus didengar,” tegasnya.

Menjelang Pemilu 2029, DPC PDI Perjuangan Magetan menetapkan target realistis untuk daerah pemilihan wilayah Panekan. “Kami tidak muluk-muluk. Targetnya dua kursi,” kata Suyatno.

Ia menambahkan bahwa kelengkapan organisasi saat ini menjadi modal awal, dan ujian sesungguhnya bagi pengurus adalah membuktikan kehadiran partai di tengah masyarakat melalui aksi nyata serta menjaga amanat rakyat demi kesejahteraan bersama.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button