Politik

DPC Tuban dan KPU Koordinasi Terkait SIPOL DPD PDIP Jatim

Jakarta, Maret.id — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tuban tengah memperkuat konsolidasi dan pengelolaan kelembagaan menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2029. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah melalui koordinasi langsung dengan pengurus partai politik di tingkat daerah.

Ketua KPU Kabupaten Tuban, Zakiyatul Munawaroh, memimpin audiensi dan koordinasi pemutakhiran data partai politik (parpol) Semester II Tahun 2026 di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tuban, Jawa Timur, pada Oktober 2026. Kegiatan ini berfokus pada pemutakhiran data Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) serta pencermatan keanggotaan parpol sesuai dengan arahan Surat KPU RI Nomor 878.

“Langkah ini kami lakukan untuk memastikan validitas data keanggotaan dan keakuratan informasi dalam Sistem Informasi Partai Politik (Sipol),” kata Zakiyatul. Rombongan KPU Tuban disambut hangat oleh jajaran fungsionaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tuban.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Tuban, Kusmen, S.Pd., yang mewakili Ketua DPC Ony Setiawan, S.E., mengapresiasi keaktifan penyelenggara pemilu yang turun langsung ke lapangan. “Kami menyambut baik transparansi dan langkah proaktif KPU Tuban yang datang langsung ke partai politik untuk melakukan pemutakhiran data ini,” sambung Kusmen.

Diskusi dalam forum tersebut juga menyoroti dinamika demografi pemilih menjelang Pemilu 2029. Menurut data KPU, proyeksi jumlah pemilih nasional pada Pemilu 2029 diperkirakan mencapai 214,3 juta jiwa. Dari jumlah tersebut, pemilih dari generasi milenial diproyeksikan sebesar 32,13 persen, disusul oleh Generasi Z sebesar 24,56 persen.

Menanggapi potensi besar pemilih muda, Kusmen menekankan pentingnya strategi baru agar generasi muda tidak bersikap apatis terhadap proses demokrasi. “Jangan sampai generasi muda hanya tercatat sebagai pemilih di atas kertas, tetapi tidak memahami arti penting partisipasi politik dalam menentukan arah kebijakan dan masa depan bangsa,” tegas Kusmen.

DPC PDI Perjuangan Tuban menyerukan agar KPU Kabupaten Tuban merancang metode sosialisasi dan edukasi politik yang lebih kreatif dan relevan dengan gaya hidup Gen Z. Beberapa strategi yang diusulkan termasuk optimalisasi media sosial, program pendidikan demokrasi di sekolah dan kampus, serta pelibatan aktif komunitas pemuda lokal.

Edukasi tersebut, lanjut Kusmen, harus fokus pada pembentukan kesadaran politik yang kritis, rasional, dan bertanggung jawab. Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tuban, Ony Setiawan, S.E., menegaskan komitmen partainya dalam menyukseskan tahapan pemilu yang dikawal oleh penyelenggara.

“Kami mendukung penuh seluruh program KPU Kabupaten Tuban. Harapan kami, KPU mampu mendorong Gen Z menjadi pemilih yang aktif, cerdas, kritis, dan bertanggung jawab sesuai regulasi yang berlaku,” tutur Ony. Ia menegaskan bahwa keterlibatan aktif generasi muda sangat penting agar mereka tidak hanya menjadi penonton dalam pembangunan daerah dan nasional.

“Jangan sampai mereka apatis terhadap demokrasi. Generasi muda harus mengambil bagian secara sadar dalam menentukan masa depan daerah dan negara,” pungkas Ony. Melalui sinergi antara KPU dan partai politik, diharapkan keabsahan data Sipol dapat terjaga dan membangun kesadaran politik pemilih muda menyusul Pemilu 2029.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button