Politik

Tiga Pesan Bupati Lukman dalam Peringatan Hari Santri 2023

Jakarta, Maret.id — Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menyampaikan harapannya agar peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga momentum untuk memperkuat peran santri dalam memajukan umat, bangsa, dan negara.

Pernyataan tersebut diungkapkan saat ia memberikan sambutan pada upacara peringatan yang juga diintegrasikan dengan Wisuda Tahfidz Juz 30 se-Kabupaten Bangkalan di Lapangan Pemkab Bangkalan, Kamis (22/10/2026).

Mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”, Lukman menekankan pentingnya santri untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman sembari tetap memegang teguh nilai-nilai keagamaan dan akhlakul karimah. “Santri harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keagamaan dan akhlakul karimah,” tutur Lukman.

Ia memberikan tiga pesan utama kepada para santri. Pertama, meningkatkan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi serta memperkuat literasi digital. Kedua, menjaga akhlak dan menjunjung tinggi moderasi beragama. Ketiga, berani menciptakan inovasi dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat dan kemajuan daerah.

Menurut Lukman, santri memiliki peran strategis dalam menghadapi tantangan di masa depan. Pendidikan di lingkungan pesantren harus tidak hanya berorientasi pada penguatan ilmu agama, tetapi juga mendorong penguasaan pengetahuan, keterampilan, dan teknologi agar santri dapat berkontribusi di berbagai bidang kehidupan.

Lukman juga mengingatkan tentang sejarah perjuangan ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia, khususnya melalui Resolusi Jihad yang dicanangkan oleh KH. Hasyim Asy’ari pada 22 Oktober 1945. Ia menambahkan bahwa sejarah tersebut merupakan pengingat akan kontribusi penting santri bagi bangsa.

Semangat perjuangan tersebut, imbuh Lukman, harus diwarisi oleh generasi santri saat ini melalui pendidikan, pengabdian kepada masyarakat, dan partisipasi aktif dalam pembangunan.

Pemkab Bangkalan berkomitmen mendukung penguatan pendidikan karakter melalui pesantren dan madrasah. “Dukungan tersebut diarahkan untuk mencetak generasi muda Bangkalan yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan integritas moral,” tegasnya.

Harapan Lukman adalah agar semangat Hari Santri Nasional dapat mendorong generasi muda untuk mengambil peran nyata dalam menciptakan Bangkalan yang lebih maju sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button