Belarus Sarankan Donald Trump Jadi Sekjen PBB, Memanas Ketegangan Geopolitik!

Jakarta, Maret.id — Presiden Belarus Alexander Lukashenko mengusulkan agar Presiden Amerika Serikat Donald Trump ditunjuk sebagai Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk melakukan pembersihan internal di lembaga tersebut. Pernyataan itu disampaikan Lukashenko saat berbicara di sela-sela Konferensi Internasional Minsk untuk Keamanan Eurasia.
Usulan resmi terhadap PBB
Lukashenko menilai Trump mampu “membersihkan rawa-rawa” di dalam struktur PBB dengan cepat dan memunculkan banyak inisiatif baru. Ia menyatakan keyakinannya bahwa kepemimpinan baru yang kuat diperlukan untuk reformasi organisasi internasional tersebut.
Pernyataan di konferensi Minsk
Pernyataan tersebut dilontarkan pada Konferensi Internasional Minsk untuk Keamanan Eurasia yang berlangsung di ibu kota Belarus. Konferensi itu menjadi forum bagi para pejabat dan perwakilan organisasi internasional untuk membahas isu-isu keamanan regional dan global.
Dukungan pribadi terhadap Trump
Dalam kesempatan yang sama, Lukashenko menyebut dirinya sebagai pendukung Presiden Trump atau “Trumpist” dan secara terbuka menyatakan dukungan politik terhadapnya. Pernyataan dukungan ini sekaligus menegaskan kedekatan pandangan Lukashenko terhadap figur-figur politik tertentu di luar negeri.
Peserta dan lingkup konferensi
Konferensi Internasional Minsk untuk Keamanan Eurasia digelar pada 3-4 November 2026 dan dihadiri sekitar 600 peserta dari sekitar 50 negara. Berbagai organisasi mengirimkan delegasi mereka, termasuk perwakilan dari Uni Negara Belarus dan Rusia, Persemakmuran Negara-Negara Merdeka (CIS), Organisasi Traktat Keamanan Kolektif (CSTO), Organisasi Keamanan dan Kerja Sama Eropa (OSCE), serta Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO).
Agenda dan isu yang dibahas
Pembahasan selama konferensi mencakup isu-isu keamanan Eurasia serta mekanisme kerja sama antarnegara dan organisasi regional. Para peserta juga menyoroti pentingnya dialog multilateral untuk meredakan ketegangan dan memperkuat stabilitas kawasan.
Prospek usulan dan aturan PBB
Penunjukan Sekretaris Jenderal PBB mengikuti mekanisme dan prosedur yang ketat, sehingga usulan dari pemimpin negara tunggal tidak secara otomatis mengubah proses pemilihan. Bagaimanapun, pernyataan publik dari kepala negara seperti Lukashenko dapat memicu perdebatan diplomatik mengenai arah reformasi PBB.
Pernyataan Lukashenko menjadi sorotan karena menggabungkan dukungan politik personal dengan usulan perubahan struktural pada organisasi internasional. Langkah tersebut diperkirakan akan menjadi bahan diskusi di kalangan diplomat dan pengamat hubungan internasional.
Konferensi Minsk kali ini menegaskan peran Belarus sebagai tuan rumah forum yang mengumpulkan aktor-aktor regional dan internasional untuk membahas persoalan keamanan. Hasil diskusi dan usulan yang muncul diharapkan memberikan kontribusi terhadap perumusan kebijakan keamanan yang lebih komprehensif di kawasan Eurasia.





