Senat Paraguay pecat presiden dengan suara bulat, Memanas dan ancam ekonomi regional!

Jakarta, Maret.id — Senat Paraguay pada Jumat (6/11/2026) memutuskan memberhentikan Presiden Santiago Peña dari jabatannya dengan suara bulat dari 44 senator yang hadir. Keputusan ini menutup proses pemakzulan yang berlangsung pekan lalu terkait dugaan pelanggaran serius dalam hubungan dengan kebangkrutan Bank Ueno.
Sidang Pemakzulan dan Hasil Pemungutan Suara
Sidang Senat berlangsung intens dan berujung pada putusan pemecatan yang disetujui secara menyeluruh. Sebelumnya, upaya Peña untuk mengundurkan diri pada Kamis (5/11/2026) ditolak dalam pemungutan suara terpisah di Senat dengan hasil 24 berbanding 20.
Kamar Deputi telah lebih dulu menyetujui dakwaan pemakzulan yang membuka jalan bagi persidangan di Senat. Dalam proses pengunduran diri yang bermasalah itu, sidang gabungan Kongres juga sempat terhenti karena aksi walk-out para anggota sehingga kuorum tidak tercapai.
Tuduhan dan Latar Belakang Kasus
Peña dituduh melakukan konflik kepentingan yang melibatkan Bank Ueno serta melakukan manipulasi regulasi untuk keuntungan pihak tertentu. Tuduhan lain yang disampaikan antara lain penyalahgunaan dana pensiun yang menimbulkan kerugian publik besar dan mencetuskan kemarahan di kalangan legislator serta masyarakat.
Krisis bermula setelah intervensi otoritas terhadap Bank Ueno yang kemudian berujung pada kebangkrutan lembaga keuangan tersebut. Pengawalan kasus ini memicu penyelidikan intensif dari berbagai komite parlemen yang akhirnya menyimpulkan adanya bukti cukup untuk menjerat Peña dalam proses pemakzulan.
Konsekuensi Konstitusional dan Politik
Menurut ketentuan konstitusi Paraguay, mantan presiden yang dipilih secara demokratis memiliki hak atas kursi seumur hidup di Senat dan kekebalan parlementer, kecuali jika terbukti bersalah dalam sidang pemakzulan. Dengan diberhentikannya Peña, hak-hak istimewa tersebut dicabut sehingga ia kehilangan kedudukan dan perlindungan hukum istimewa itu.
Pengganti sementara sesuai konstitusi akan berasal dari wakil presiden, yang secara otomatis akan mengambil alih kepemimpinan negara hingga mekanisme suksesi atau pemilihan berikutnya dilaksanakan. Keputusan pengadilan dan proses investigasi pidana lebih lanjut diperkirakan akan menyusul setelah hasil pemakzulan ini.
Reaksi Publik dan Langkah Selanjutnya
Pemecatan ini diperkirakan akan memicu perdebatan politik berkepanjangan dan tekanan terhadap partai-partai besar di Paraguay. Para pengamat memperkirakan proses hukum lanjutan termasuk penyelidikan oleh jaksa penuntut dan kemungkinan pemberkasan kasus pidana akan menjadi fokus publik dalam beberapa minggu mendatang.
Di tingkat internasional, keputusan Senat dapat mempengaruhi citra Paraguay dan hubungan ekonomi dengan investor asing, khususnya terkait sektor perbankan yang sedang diawasi ketat. Politik domestik kini memasuki fase baru yang menuntut stabilitas pemerintahan dan kepastian hukum untuk meredam keresahan publik serta memulihkan kepercayaan terhadap institusi negara.





