Politik

Respon Tegas Wabup Dirham: IPM Lamongan Melonjak!

Jakarta, Maret.id — Pameran Pendidikan Lamongan 2026 resmi dibuka, dengan Wakil Bupati Lamongan, Dirham Akbar Aksara, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung kelancaran acara terbesar se-Kota Soto ini. Pembukaan berlangsung di Kawasan Gajah Mada, Lamongan, dan menandai pelaksanaan pameran yang mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua”.

Pameran ini akan berlangsung selama tiga hari, dari 22 hingga 24 Mei 2026, sejalan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan Hari Jadi Lamongan (HJL) ke-457. Dalam kesempatan tersebut, Dirham menegaskan bahwa keberhasilan acara ini merupakan hasil kolaborasi semua elemen yang berkomitmen untuk memajukan pendidikan di daerah.

Prestasi Sektor Pendidikan Lamongan

Dalam sambutannya, Dirham memaparkan capaian yang menggembirakan di sektor pendidikan Lamongan, yang menunjukkan tren positif. Capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Lamongan kini mencapai angka 76,81, menempatkannya dalam kategori tinggi, bahkan melampaui rata-rata provinsi dan nasional.

“Angka ini menunjukkan kemajuan yang signifikan. Komitmen kami bersama Bupati Lamongan untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul terus berlanjut,” ungkap Dirham. Ia menambahkan bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang yang akan membangun bangsa dan daerah ke arah yang lebih maju.

Program Strategis untuk Mewujudkan SDM Unggul

Dirham melanjutkan penjelasannya tentang berbagai program strategis yang telah diluncurkan oleh Pemerintah Kabupaten Lamongan. Program-program tersebut termasuk Beasiswa Perintis untuk masyarakat kurang mampu, program Sekolah Rakyat, dan Makan Bergizi Gratis yang telah menjangkau lebih dari 300.000 penerima manfaat.

“Semua ini merupakan hasil kolaborasi yang baik di antara kita semua. Pendidikan adalah jembatan yang menghubungkan harapan dengan masa depan yang lebih cerah,” tutupnya.

Pameran sebagai Wadah Kreativitas

Sementara itu, Plh. Kepala Dinas Pendidikan Lamongan, Hariyanto, menjelaskan bahwa pameran ini tidak hanya berfungsi sebagai wadah edukasi, tetapi juga sebagai apresiasi untuk insan pendidikan. Selama tiga hari, pengunjung akan disuguhkan pameran karya pendidikan, pentas seni, lomba interaktif, serta penghargaan atas inovasi pendidikan.

Hariyanto menyebutkan jumlah peserta tahun ini sangat memuaskan, dengan total 115 stan yang berpartisipasi aktif. Stan-stan tersebut meliputi dari Korwil, SMP, SMA/SMK, Madrasah di bawah Kemenag, perguruan tinggi, organisasi profesi, badan usaha, hingga pelaku UMKM lokal.

“Melalui berbagai keterlibatan ini, Pameran Pendidikan Lamongan 2026 bukan hanya menjadi ajang kreativitas sekolah, tetapi juga mendorong roda ekonomi masyarakat melalui UMKM, serta menegaskan bahwa memajukan pendidikan adalah tanggung jawab bersama kita semua,” ucap Hariyanto dengan semangat.

Dengan keberadaan acara ini, diharapkan pendidikan di Lamongan akan terus berkembang, dan mendorong setiap individu untuk berkontribusi dalam menciptakan masa depan yang lebih baik.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button