Prabowo dan Macron Bahas Pertahanan dan IEU

Jakarta, Maret.id — Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, untuk membahas penguatan kerja sama kedua negara.
Agenda Utama Pertemuan
Pembicaraan difokuskan pada sejumlah isu strategis termasuk pertahanan, energi bersih, pendidikan, riset, dan pelaksanaan perjanjian Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).
Dalam pernyataan bersama, Presiden Prabowo mengatakan bahwa agenda tersebut menjadi pijakan untuk memperkuat kemitraan jangka panjang antara Indonesia dan Prancis.
Kerja Sama Pertahanan dan Keamanan
Prabowo menegaskan bahwa hubungan di bidang pertahanan antara Indonesia dan Prancis saat ini berada pada tahap terbaik dalam sejarah hubungan bilateral.
Kepala Negara menyebutkan bahwa mekanisme dialog pertahanan dan pertukaran teknologi menjadi bagian penting dalam penguatan kapabilitas kedua negara.
Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasi atas dukungan Presiden Macron dalam mempercepat pelaksanaan kerja sama antara Indonesia dan Uni Eropa.
Ia menilai dukungan tersebut penting untuk mendorong realisasi investasi dan transfer teknologi yang saling menguntungkan.
Energi Bersih dan Investasi
Isu energi bersih menjadi salah satu topik utama, sejalan dengan upaya Indonesia mempercepat transisi menuju energi terbarukan dan pengurangan emisi karbon.
Pembahasan termasuk potensi kerja sama teknis dan investasi di bidang energi terbarukan yang dapat mendukung target iklim nasional Indonesia.
Dalam pertemuan itu dibahas pula pelaksanaan IEU-CEPA sebagai kerangka yang semakin memperkuat hubungan ekonomi antara Indonesia dan kawasan Eropa.
Prabowo menyatakan pentingnya percepatan implementasi perjanjian untuk membuka akses pasar dan memfasilitasi aliran investasi bilateral.
Sisi Prancis yang dipimpin Presiden Macron menyampaikan komitmen untuk meningkatkan kerja sama di berbagai sektor, termasuk dukungan terhadap riset dan inovasi.
Pernyataan bersama menekankan pentingnya sinergi antara lembaga penelitian dan universitas dari kedua negara.
Pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia menjadi perhatian khusus dalam pertemuan tersebut.
Presiden Prabowo menyampaikan keinginan untuk memperluas program pertukaran pelajar, pelatihan vokasi, serta kerjasama akademik antaruniversitas.
Kepala Negara menegaskan bahwa banyak kesamaan pandangan antara Indonesia dan Prancis dalam menangani isu-isu global dan kawasan.
Menurut Prabowo, kesamaan sikap ini memperkuat landasan kerja sama bilateral dan koordinasi dalam forum internasional.
Pihak Indonesia dan Prancis sepakat untuk menindaklanjuti pertemuan dengan pembentukan kelompok kerja dan pertemuan teknis guna mempercepat implementasi komitmen yang telah disepakati.
Langkah-langkah konkret diharapkan memberikan hasil yang terukur dalam beberapa bulan mendatang.
Pertemuan di Istana Élysée menandai tingginya intensitas dialog politik dan ekonomi kedua negara selama beberapa tahun terakhir.
Para pihak berharap hubungan bilateral yang semakin erat akan membawa manfaat ekonomi, keamanan, dan kemajuan ilmu pengetahuan bagi kedua negara.





