Trump: Penegak Hukum AS Selidiki Peretasan Bursa Kripto Binance, Memanas Keamanan Global!

Jakarta, Maret.id — Presiden AS Donald Trump mengatakan otoritas penegak hukum Amerika Serikat saat ini tengah melakukan penyelidikan atas insiden peretasan yang menimpa bursa kripto Binance dan sedang mengumpulkan informasi lebih lanjut mengenai skala serta pelaku serangan tersebut.
Insiden Peretasan dan Dampak Awal
Otoritas internal Binance melaporkan adanya aktivitas penarikan dana tanpa izin yang memicu penyelidikan internal dan pelibatan pihak berwenang.
Perusahaan memperkirakan dampak awal insiden itu mencapai sekitar 6,3 miliar dolar AS atau setara dengan sekitar Rp114,17 triliun, meskipun angka ini masih terus divalidasi.
Pernyataan Presiden AS
Dalam keterangan singkat kepada wartawan, Trump menyatakan pihaknya belum mengetahui detail lengkap dan menyatakan peristiwa tersebut merupakan aksi peretasan.
Saat ditanya mengenai kemungkinan keterlibatan kelompok peretas dari Korea Utara, Trump menyampaikan kasus itu sedang dicermati namun belum ada kesimpulan final.
Tanggapan Pihak Binance
Changpeng Zhao, pendiri Binance, mengonfirmasi bahwa platformnya menjadi target serangan siber dan menegaskan manajemen tengah melakukan investigasi bersama tim keamanan.
Zhao juga menyatakan bahwa dana milik pengguna tetap aman sementara proses pemulihan sistem dijalankan sesuai rencana.
Pemulihan Layanan dan Jangka Waktu
Manajemen Binance menyebut menargetkan akses layanan penarikan dana bagi pengguna dapat pulih dan beroperasi normal dalam waktu sekitar 45 jam.
Perusahaan juga mengimbau pengguna untuk menahan aktivitas perdagangan yang tidak perlu sampai status sistem kembali stabil.
Implikasi bagi Pasar dan Pengguna
Kejadian ini memicu kekhawatiran di kalangan pelaku pasar aset digital mengenai keamanan infrastruktur bursa kripto yang kerap menjadi titik rawan serangan.
Trump menilai perdagangan maupun transaksi aset digital memiliki risiko yang lebih tinggi dibandingkan sistem keuangan konvensional seperti cek tunai, sehingga pengawasan lebih ketat menjadi sorotan.
Langkah Penegakan dan Pengawasan
Sumber penegak hukum AS dilaporkan sedang menelusuri jejak transaksi serta upaya penarikan untuk mengidentifikasi pelaku dan memulihkan aset yang mungkin hilang.
Regulator di sejumlah yurisdiksi diperkirakan akan meningkatkan koordinasi lintas negara terkait investigasi serta menetapkan langkah-langkah pencegahan untuk mencegah insiden serupa.
Binance menyatakan akan terus memperbarui informasi secara berkala kepada pengguna dan otoritas terkait perkembangan investigasi.
Sementara itu, komunitas kripto dan analis keamanan menyarankan pengguna untuk meningkatkan langkah perlindungan seperti autentikasi dua faktor dan pemantauan aktivitas akun secara ketat.





