Gadget

Model Samsung Galaxy S yang Sebaiknya Dihindari pada 2026

Jakarta, Maret.id — Sejumlah model Samsung Galaxy S yang dirilis beberapa tahun terakhir sebaiknya dihindari pada 2026 karena berbagai masalah teknis, berakhirnya dukungan perangkat lunak, dan pilihan desain yang dinilai kurang menarik. Merek flagship ini memang menawarkan spesifikasi tinggi di masa rilisnya, tetapi beberapa unit bekas kini berisiko menimbulkan pengalaman penggunaan yang mengecewakan.

Masalah utama per model

Samsung Galaxy S20 series
Model yang diluncurkan pada 2020 ini terkenal dengan masalah pada panel layar setelah pemakaian beberapa tahun, termasuk garis hijau, layar sebagian berubah warna, dan flicker yang mengganggu. Perbaikan panel AMOLED pada seri ini kerap memerlukan biaya signifikan, sehingga unit bekas berusia lebih dari lima tahun berisiko menimbulkan pengeluaran besar untuk perbaikan.

Samsung Galaxy S21 series
Usia pasar seri S21 kini memasuki rentang yang membuat produsen menghentikan pembaruan sistem secara penuh untuk sebagian besar varian. Hentinya pembaruan membuat perangkat rentan terhadap celah keamanan, tidak menerima fitur terbaru, dan berpotensi tidak kompatibel dengan pembaruan aplikasi masa depan. Ada beberapa pengecualian pada varian yang lebih muda secara usia, tetapi secara umum buyer harus waspada terhadap model yang tidak lagi mendapat dukungan resmi.

Samsung Galaxy S10 series
Meski pada spesifikasi terlihat masih kompetitif, S10 adalah keluarga yang dirilis pada 2019 sehingga usianya sudah relatif tua. Kekurangan signifikan meliputi daya tahan baterai yang menurun, tidak mendukung jaringan 5G, serta berhentinya pembaruan sistem. Faktor-faktor ini berpengaruh pada kelayakan penggunaan sebagai ponsel utama pada 2026.

Samsung Galaxy S9
Seri ini menunjukkan keterbatasan yang semakin terasa di era ponsel modern: layar berukuran kecil (sekitar 5,8 inci), performa prosesor yang relatif lemah untuk aplikasi dan game masa kini, serta kapasitas baterai yang tidak memadai. Tanpa dukungan pembaruan dan tanpa 5G, S9 cenderung mengalami lag, overheat, dan ketidakstabilan pada aplikasi berat.

Samsung Galaxy S23 FE
Walaupun membawa spesifikasi yang layak, S23 FE dikritik karena bahasa desainnya yang sangat mirip dengan lini Galaxy A yang lebih terjangkau—bezel tebal dan susunan kamera yang sederhana. Kekhawatiran utama adalah nilai persepsi: pengguna bisa salah menilai perangkat sebagai model kelas menengah meskipun spesifikasinya relatif tinggi.

Rekomendasi bagi pembeli pada 2026

  • Hindari membeli unit bekas dari seri yang berusia lebih dari lima tahun tanpa pengecekan menyeluruh pada kondisi layar dan kesehatan baterai.
  • Prioritaskan perangkat yang masih menerima pembaruan keamanan dan sistem untuk menjamin kompatibilitas aplikasi dan perlindungan data.
  • Jika mempertimbangkan S23 FE karena spesifikasi, timbang aspek harga versus estetika; model ini lebih cocok bagi yang mengutamakan nilai teknis daripada tampilan premium.
  • Untuk penggunaan sehari-hari, pertimbangkan opsi ponsel baru atau bekas dari segmen yang masih didukung resmi agar tetap mendapatkan pengalaman optimal dan biaya kepemilikan yang lebih rendah dalam jangka panjang.

Beberapa unit Galaxy S tetap bisa menjadi pilihan jika kebutuhan pengguna terbatas (misalnya sebagai ponsel cadangan), tetapi bagi pemakai yang menginginkan keamanan, kinerja, dan dukungan jangka panjang, berhati-hatilah dalam memilih model bekas.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button