Gaya Hidup

Kairi ONIC Terharu Hidupnya Diangkat Jadi Film!

Jakarta, Maret.id — Pemain ONIC Esports, Kairi Rayosdelsol, tak kuasa menahan haru saat menyaksikan kisah hidupnya diangkat menjadi film berjudul Nobody Loves Kay pada malam gala premiere yang digelar di Senayan City XXI, Jakarta, 2 Mei 2026.

Suasana Gala Premiere

Gala premiere berlangsung penuh emosi dengan reaksi hangat dari penonton yang hadir. Beberapa momen membuat penonton terdiam dan memberi tepuk tangan panjang di sela penayangan.

Kehadiran sejumlah figur publik dan tokoh e-sports menambah nuansa meriah acara tersebut. Antara lain hadir pemain Dwi Woii dan Brand Ambassador ONIC, Melati Sesilia, yang ikut menyaksikan penayangan perdana.

Kisah yang Diangkat ke Layar

Nobody Loves Kay mengangkat perjalanan seorang anak muda dalam dunia kompetitif Mobile Legends yang penuh lika-liku dan tekanan hidup. Cerita itu bukan hanya soal permainan, melainkan perjuangan, persahabatan, dan upaya meraih mimpi meski berasal dari latar yang tidak beruntung.

Film ini merupakan hasil kolaborasi beberapa pihak industri film dan e-sports, termasuk ONIC, Folago Pictures, Migunani Cinema Cult, Qun Films, dan Visinema Pictures. Produksi yang melibatkan berbagai pihak ini berupaya menghadirkan nuansa otentik tentang kultur e-sports dan pengalaman personal sang tokoh.

Reaksi Kairi dan Ungkapan Terima Kasih

Kairi mengaku tidak menyangka perjuangannya dapat menyentuh penonton sedemikian rupa. “Nggak nyangka orang-orang bisa merasa sedekat itu dengan kisah perjuangan aku,” ujarnya dan ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim produksi atas pengalaman yang luar biasa.

Kairi menegaskan bahwa film tersebut memberi ruang bagi publik untuk lebih memahami tekanan dan kerja keras di balik layar kompetisi e-sports. Ia berharap film ini dapat menginspirasi generasi muda yang tengah mengejar mimpi serupa.

Sutradara dan Motivasi Penggarapan

Sutradara Bernardus Raka mengatakan kisah Kay dipilih karena dekat dengan realitas banyak orang muda saat ini. Menurutnya, film ini merepresentasikan seorang anak pekerja migran yang lahir tanpa privilege namun berjuang mencapai impiannya meski sering diremehkan.

Raka menambahkan bahwa tujuan utama penggarapan adalah menunjukkan nilai ketekunan dan solidaritas dalam menghadapi hambatan. Pendekatan naratif dan visual dirancang untuk menonjolkan emosi serta dinamika persahabatan antar tokoh.

Pemeran, Musik, dan Dukungan Teknis

Film ini menampilkan aktor seperti Bima Azriel, Rey Bong, Aurora Ribero, dan Joshia Frederico sebagai pemeran utama dan pendukung. Kehadiran nama-nama tersebut dinilai mampu membawa kedalaman pada karakter yang diangkat dari kisah nyata.

Dukungan musik disediakan oleh Yudhi Arfani dan Zeke Khaseli yang menyusun skor untuk memperkuat suasana emosional cerita. Selain aspek musikal, tim teknis juga melibatkan konsultan e-sports untuk menjaga akurasi representasi turnamen dan latihan tim.

Tanggal Tayang dan Harapan

Nobody Loves Kay dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 4 Juni 2026. Pihak produksi berharap film ini tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga membuka diskusi lebih luas tentang perkembangan e-sports dan kesejahteraan atlet muda.

Respon awal pada gala premiere menunjukkan potensi film untuk diterima baik oleh publik yang lebih luas, termasuk mereka yang sebelumnya tidak akrab dengan dunia permainan kompetitif. Dengan kombinasi cerita personal dan penampilan para aktor, film ini diprediksi mampu menarik penonton dari berbagai kalangan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button