5 destinasi dekat venue Piala Dunia 2026 di Toronto aman dikunjungi pasca hantavirus MV Hondius

Toronto, Maret.id — Toronto kembali menjadi sorotan internasional setelah terpilih sebagai salah satu tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Di kota terbesar Kanada ini, BMO Field—yang kerap disebut sebagai Toronto Stadium dan terletak di kawasan Exhibition Place—akan menjadi saksi salah satu laga fase grup ketika timnas Kanada menghadapi Bosnia dan Herzegovina pada Jumat, 12 Juni 2026. Selain pertandingan tersebut, sejumlah laga antarnegara lain juga dijadwalkan berlangsung di stadion dan zona kota sekitarnya, sehingga mobilitas pengunjung dan aktivitas pariwisata diperkirakan meningkat tajam selama periode turnamen.
Akses dan lokasi strategis BMO Field
BMO Field berdiri di kawasan Exhibition Place yang memiliki konektivitas baik ke pusat kota Toronto. Lokasinya yang relatif dekat dengan tepi Danau Ontario membuat stadion mudah diakses melalui jaringan transportasi umum Greater Toronto — seperti streetcar, bus, dan layanan relpenumpang — serta taksi dan layanan ride-hailing. Sejak dibuka pada pertengahan 2000-an, stadion ini telah menjadi tuan rumah untuk pertandingan sepak bola, konser besar, dan acara komunitas, serta mengalami beberapa tahap renovasi untuk meningkatkan kapasitas dan fasilitas pendukung.
Kota Toronto sendiri memiliki sistem transit publik (TTC) yang meliputi subway, streetcar, dan bus; untuk pengunjung Piala Dunia, otoritas setempat biasanya menyiapkan rencana transportasi khusus, termasuk tambahan layanan pada jam-jam puncak pertandingan dan pengaturan lalu lintas di sekitar venue. Pengamat pariwisata menekankan pentingnya memanfaatkan tiket transit harian atau multi-hari untuk mengurangi antrian dan ketergantungan pada kendaraan pribadi, terutama selama masa lonjakan pengunjung.
Lima destinasi rekomendasi di dekat venue
Bagi warga maupun turis yang merencanakan kunjungan ke Toronto selama Piala Dunia, ada sejumlah lokasi menarik yang relatif dekat dengan BMO Field dan menawarkan pengalaman berbeda: dari pemandangan kota dari ketinggian hingga pasar tradisional dan distrik bersejarah. Berikut uraian singkat dan konteks sejarah masing-masing:
-
CN Tower: Salah satu ikon paling terkenal di Toronto, CN Tower menjulang sekitar 553 meter dan menjadi landmark komunikasi serta observasi sejak rampung dibangun pada 1976. Dari kawasan stadion jaraknya berkisar beberapa kilometer; pengunjung dapat mencapai menara ini dengan kombinasi jalan kaki singkat atau transportasi umum. Selain dek observasi dan lantai kaca, CN Tower menawarkan pengalaman ekstrem berupa EdgeWalk—aktivitas berjalan mengelilingi tepi platform luar menara—serta restoran 360 yang berputar, memberikan panorama kota sambil menikmati santapan.
-
Harbourfront Centre: Menghadap Danau Ontario, Harbourfront Centre adalah ruang publik yang kerap menjadi tuan rumah festival musik, pameran seni, dan kegiatan budaya musiman. Kawasan ini membentang di tepi air dengan boardwalk yang cocok untuk berjalan kaki santai, menyewakan kano atau kayak, serta menyaksikan aktivitas maritim. Sejarah kawasan pelabuhan Toronto berkaitan erat dengan pengembangan kota sebagai pusat perdagangan, dan hari ini Harbourfront menjadi titik pertemuan seni kontemporer dan rekreasi.
-
Distillery District: Berakar dari kawasan penyulingan abad ke-19, Distillery District menampilkan deretan bangunan bata bergaya Victoria yang direvitalisasi menjadi kawasan kreatif, butik, dan kafe. Dahulu merupakan jantung industri penyulingan (Gooderham and Worts), area ini kini menjadi kawasan pejalan kaki yang populer untuk menikmati atmosfer historis, galeri seni, instalasi, serta kuliner lokal. Transformasi Distrik ini menjadi contoh konservasi arsitektur industri yang berhasil dikombinasikan dengan kegiatan ekonomi kreatif.
-
St. Lawrence Market: Pasar bersejarah ini telah lama menjadi pusat pangan dan kehidupan komunitas di Toronto. Diakui secara internasional karena ragam produk lokal dan internasionalnya, St. Lawrence menjadi tempat terbaik untuk mencicipi hidangan khas kota seperti peameal bacon sandwich yang populer di beberapa kedai legendaris. Selain makanan segar, pengunjung dapat menemukan kerajinan tangan dan suvenir khas Kanada di pasar yang kaya nilai sejarah ini.
-
Royal Ontario Museum (ROM): Sebagai museum terbesar di Kanada, ROM mengoleksi unsur sejarah alam serta artefak budaya dunia. Arsitektur modern “The Crystal” menjadi salah satu fitur yang menarik perhatian sejak penambahan modernisasi di awal abad ke-21. Museum ini menampilkan koleksi paleontologi, antropologi, dan seni terapan yang sering dikombinasikan dengan pameran tematik berskala internasional. ROM merupakan destinasi edukatif yang dapat melengkapi agenda wisata sebelum atau sesudah menyaksikan pertandingan.
Dampak ekonomi dan tantangan pengelolaan kota
Penyelenggaraan acara internasional berskala besar seperti Piala Dunia membawa dampak ekonomi jangka pendek dan jangka panjang. Sektor perhotelan, restoran, ritel, dan layanan transportasi biasanya mengalami lonjakan permintaan signifikan. Namun, tantangan yang muncul meliputi kenaikan harga sementara, ketersediaan akomodasi yang terbatas, serta kebutuhan koordinasi keamanan dan manajemen kerumunan.
Kota tuan rumah wajib mempersiapkan infrastruktur ekstra dan dukungan layanan darurat, sambil menjaga keseimbangan antara promosi ekonomi dan kenyamanan penduduk lokal. Para analis kebijakan perkotaan sering menyoroti perlunya perencanaan jangka panjang agar investasi infrastruktur yang dilakukan selama event tidak mubazir dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi komunitas setempat.
Rekomendasi praktis untuk pengunjung dan penonton
Para turis dan suporter yang akan menghadiri pertandingan disarankan mempertimbangkan beberapa hal praktis: memesan akomodasi lebih awal, mengecek jadwal transportasi umum dan kemungkinan pembatasan jalan pada hari pertandingan, serta menyiapkan tiket dan identitas yang diperlukan untuk pemeriksaan keamanan. Karena laga berlangsung pada bulan Juni, cuaca umumnya bersahabat—musim panas di Toronto cenderung hangat dengan daylight hours yang panjang—namun pengunjung tetap dianjurkan membawa lapisan pakaian karena angin di tepi danau bisa terasa sejuk pada malam hari.
Untuk menikmati kunjungan singkat ke tempat-tempat yang direkomendasikan, rencanakan rute berdasarkan waktu luang antara aktivitas pertandingan: pagi hari cocok untuk menjelajahi pasar seperti St. Lawrence, sore hari ideal untuk Harbourfront atau CN Tower, sedangkan Distillery District dan ROM menawarkan pengalaman budaya yang bisa dinikmati lebih santai. Pemesanan tiket masuk untuk atraksi populer serta reservasi restoran menjadi penting menjelang hari pertandingan untuk menghindari antre panjang.
Kesimpulannya, perhelatan Piala Dunia 2026 memberi peluang bagi Toronto untuk memamerkan kekayaan budaya, sejarah, dan daya tarik kotanya kepada jutaan pengunjung internasional. BMO Field sebagai pusat kegiatan olahraga akan menjadi pintu gerbang bagi pengalaman wisata yang kaya—mulai dari landmark ikonik hingga kawasan kreatif dan pasar tradisional—selama festival sepak bola terbesar di dunia ini. Pengelolaan transportasi, layanan publik, dan kesiapan sektor pariwisata akan menjadi kunci keberhasilan memaksimalkan manfaat ekonomi sekaligus menjaga pengalaman positif bagi pengunjung dan warga setempat.

