Ketua DPR Serukan Penguatan Surveilans Kesehatan untuk Mencegah Zoonosis

Jakarta, Maret.id — Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak Pemerintah untuk memperkuat surveilans kesehatan secara intensif guna mencegah penularan virus zoonosis. Pernyataan itu disampaikan menyusul temuan dugaan kasus Hantavirus dan laporan distribusi kasus yang memerlukan kesiapsiagaan layanan kesehatan di tingkat daerah.
Penguatan surveilans dan perhatian terhadap temuan Hantavirus
Puan menegaskan pemantauan kesehatan harus ditingkatkan untuk mengantisipasi potensi penyebaran penyakit berbasis lingkungan. Ia menyebutkan bahwa temuan suspect Hantavirus di Kulonprogo dan seorang warga negara asing di Jakarta yang termasuk kontak erat klaster MV Hondius telah dinyatakan negatif, namun upaya surveilans tetap wajib dilanjutkan.
Kementerian Kesehatan melaporkan ada 23 kasus Hantavirus yang tersebar di sembilan provinsi di Indonesia. Varian Andes virus mendapat perhatian khusus karena dalam kondisi tertentu diketahui dapat menular antarmanusia, sehingga kewaspadaan di lapangan menjadi penting.
Kesiapsiagaan fasilitas kesehatan, tenaga medis, dan laboratorium
Puan menyoroti pentingnya memperkuat kesiapan fasilitas kesehatan di daerah, termasuk ketersediaan tenaga medis, laboratorium, dan sarana penunjang untuk deteksi dini. Menurutnya, daerah dengan kapasitas layanan kesehatan rendah lebih rentan munculnya penyakit yang bersumber dari lingkungan, sehingga perlunya perhatian proaktif, bukan hanya respons setelah kasus muncul.
Ia juga menekankan pentingnya mekanisme pelaporan yang cepat sehingga kasus yang dicurigai dapat ditangani segera dan data dapat digunakan untuk pengambilan kebijakan yang tepat.
Pengawasan DPR dan perlindungan publik
DPR RI, kata Puan, akan mengawasi langkah Pemerintah melalui alat kelengkapan dewan untuk memastikan penanganan ancaman kesehatan dilakukan secara terbuka, cepat, dan dapat dipantau publik. Pengawasan tersebut dimaksudkan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat melalui langkah-langkah yang jelas dan akuntabel.
Selain itu, Puan menggarisbawahi upaya mitigasi dan pembangunan kepercayaan publik sebagai bagian dari respons terhadap ancaman kesehatan baru. Pemerintah diminta memastikan perlindungan bagi warga, khususnya di wilayah yang memiliki tingkat kerentanan lebih tinggi.
Puan menutup pernyataannya dengan menegaskan komitmen DPR untuk memastikan setiap langkah penanggulangan kesehatan diambil dengan transparansi dan efektivitas demi keselamatan masyarakat.