Wamenpar Minta Pelaku Wisata Dieng Biar Layanannya Kece!

Jakarta, Maret.id — Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa mengimbau seluruh pelaku wisata di kawasan Dieng, Jawa Tengah, untuk meningkatkan kesiapan layanan dan aspek keselamatan menjelang periode libur sekolah yang diperkirakan mendorong lonjakan kunjungan wisatawan. Pernyataan itu disampaikan saat kunjungan kerja ke kawasan Dieng pada Minggu, 21 Juni 2026, yang juga melibatkan dialog langsung dengan pengelola destinasi dan wisatawan di lokasi.
Imbauan Persiapan Jelang Libur Sekolah
Ni Luh Puspa menekankan pentingnya standar layanan prima, mulai dari pengelolaan homestay hingga fasilitas penunjang keselamatan bagi wisatawan. Ia meminta pengelola destinasi menerapkan standar operasional prosedur (SOP) yang ketat dan penguatan mitigasi risiko untuk menjaga pengalaman wisata yang aman, nyaman, dan berkualitas.
Pernyataan Wamenpar mengingatkan bahwa kesiapan layanan harus mencakup aspek pendidikan kepada wisatawan mengenai kondisi setempat. Ia juga mengimbau wisatawan mempersiapkan diri menghadapi suhu dingin di Dieng serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan.
Kunjungan Lapangan ke Destinasi Unggulan
Dalam kunjungan tersebut, Wamenpar didampingi Wakil Bupati Banjarnegara Wahid Jumali meninjau sejumlah destinasi unggulan di Desa Wisata Dieng Kulon. Titik kunjungan meliputi Kawah Sikidang, Telaga Warna, serta Kompleks Candi Arjuna yang menjadi andalan kawasan itu.
Di setiap lokasi, Ni Luh melakukan dialog singkat dengan pengelola dan wisatawan untuk mendapatkan gambaran langsung mengenai kondisi layanan dan kesiapan fasilitas. Kunjungan lapangan ini dimaksudkan untuk memastikan implementasi kebijakan pariwisata yang berkelanjutan dapat berjalan sesuai standar.
Koordinasi Keamanan dan Lalu Lintas
Wamenpar juga meminta pemerintah daerah dan pengelola destinasi memperkuat koordinasi operasional dengan pihak kepolisian untuk mengantisipasi kepadatan arus kendaraan. Permintaan ini datang mengingat potensi peningkatan mobilitas wisatawan yang dapat menimbulkan kemacetan di jalur menuju Dieng selama masa libur sekolah.
Pihak Polres Wonosobo menyatakan kesiapan mendukung kelancaran arus wisatawan dengan menyiagakan personel di titik-titik strategis, termasuk jalur tanjakan, persimpangan, dan lokasi yang berpotensi mengalami kemacetan. Penempatan personel tersebut diharapkan mampu mereduksi risiko kecelakaan dan memperlancar mobilitas selama puncak kunjungan.
Dampak Ekonomi dan Pengelolaan Berkelanjutan
Ni Luh Puspa menilai meningkatnya kunjungan wisatawan pada masa libur sekolah berpotensi meningkatkan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar destinasi. Ia menekankan pentingnya pengelolaan pariwisata yang tidak hanya mendorong kunjungan tetapi juga menjaga kesinambungan lingkungan dan manfaat sosial ekonomi jangka panjang.
Pengelolaan berkelanjutan menurut Wamenpar mencakup pengaturan kapasitas kunjungan, peningkatan kualitas layanan, dan pembinaan terhadap pelaku usaha pariwisata lokal agar dampak ekonomi dapat dirasakan secara lebih merata. Upaya tersebut dinilai krusial untuk menjaga keseimbangan antara pelestarian alam, nilai budaya, dan pertumbuhan ekonomi lokal.
Daya Tarik Alam dan Fenomena Musiman
Kawasan Dieng, yang berada di perbatasan Kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara, dikenal sebagai salah satu destinasi unggulan di Jawa Tengah dengan panorama pegunungan dan situs budaya yang khas. Selain pemandangan alam dan warisan sejarah, fenomena embun es atau Bun Upas yang biasanya muncul pada akhir Mei hingga Juni menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan nusantara maupun mancanegara.
Fenomena Bun Upas tersebut memperkaya ragam pengalaman wisata di Dieng dan biasanya memicu lonjakan kunjungan selama periode fenomena alam tersebut berlangsung. Oleh karena itu, kesiapan fasilitas, informasi cuaca, dan edukasi kepada pengunjung menjadi aspek penting yang harus terus diperkuat oleh pemangku kepentingan pariwisata setempat.
Penutup: Serangkaian langkah koordinatif yang diinisiasi oleh Kementerian Pariwisata bersama pemerintah daerah dan kepolisian diharapkan mampu memastikan libur sekolah tahun ini berjalan lancar dan aman sekaligus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat di sekitar kawasan Dieng. Ni Luh Puspa menegaskan komitmen untuk terus memantau dan mendukung implementasi kebijakan demi terwujudnya pariwisata yang berkelanjutan dan berkualitas.