Gaya Hidup

Wamenkes Jelasin Cara Hadapi Demam Anak!

Jakarta, Maret.id — Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menegaskan demam yang muncul setelah imunisasi pada anak sejatinya merupakan tanda proses pembentukan kekebalan tubuh yang normal dan tidak membahayakan. Pernyataan itu disampaikan usai kunjungannya ke Puskesmas Batoh di Banda Aceh, Jumat, 22 Mei 2026.

Demam Pasca-Imunisasi: Penjelasan dari Wamenkes

Dante menjelaskan proses imunisasi memicu mekanisme metabolisme sehingga suhu tubuh anak bisa meningkat sementara waktu sebagai respons imunitas. Ia mengusulkan penggunaan istilah “demam sehat” sebagai upaya komunikatif untuk meluruskan kekhawatiran dan informasi keliru di masyarakat.

Ia menegaskan kenaikan suhu tubuh sesaat pasca-imunisasi menunjukkan kerja sistem kekebalan yang sedang aktif membentuk antibodi. Menurutnya, upaya komunikasi yang sederhana dan konsisten diperlukan agar orang tua memahami fenomena biologis tersebut.

Upaya Pemerintah Daerah dalam Edukasi

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal menyatakan Pemkot terus memperkuat edukasi imunisasi dengan pendekatan persuasif kepada masyarakat. Ia mengakui sebagian warga masih terpengaruh hoaks dan informasi keliru mengenai keamanan serta manfaat imunisasi bagi anak.

Illiza menekankan pentingnya menjelaskan bahwa imunisasi aman dan berperan krusial dalam mencegah penyakit menular yang berisiko pada anak. Pemerintah daerah, kata dia, akan meningkatkan sosialisasi melalui puskesmas, tenaga kesehatan, dan media komunikasi lokal untuk memperbaiki literasi kesehatan masyarakat.

Pesan untuk Orang Tua dan Tenaga Kesehatan

Para pejabat kesehatan mendorong orang tua untuk tetap tenang dan memahami bahwa demam ringan setelah imunisasi umumnya merupakan respons tubuh yang wajar. Mereka juga mengimbau agar orang tua berkonsultasi ke fasilitas kesehatan bila demam berlangsung lama atau disertai gejala berat.

Puskesmas dan petugas kesehatan daerah diharapkan memberikan informasi yang jelas sebelum dan setelah imunisasi untuk mengurangi kecemasan dan meningkatkan kepatuhan program. Komunikasi yang baik dinilai kunci dalam menjaga kepercayaan publik terhadap program imunisasi nasional.

Implikasi bagi Program Imunisasi Nasional

Pemerintah pusat dan daerah perlu mensinergikan strategi komunikasi untuk menangkal misinformasi yang bisa menurunkan cakupan imunisasi anak. Penggunaan istilah sederhana seperti “demam sehat” diharapkan dapat menjadi bagian dari kampanye edukasi luas yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Upaya memperkuat literasi kesehatan juga dianggap penting untuk memastikan target imunisasi tercapai dan anak-anak terlindungi dari penyakit-penyakit yang dapat dicegah. Kegiatan seperti kunjungan ke puskesmas, penyuluhan komunitas, dan pelibatan tokoh lokal diharapkan memperkuat pesan tersebut ke akar rumput.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button