Kesehatan

Waspada! 1 dari 8 Perempuan Alami Gangguan Berkemih, Simak Solusinya!

Jakarta, Maret.id — Siloam Hospitals Asri resmi meluncurkan Siloam Pelvic & Bladder Comprehensive Clinic, sebuah pusat layanan terpadu yang bertujuan untuk menangani berbagai gangguan pada kandung kemih dan dasar panggul baik untuk pria maupun wanita. Kehadiran klinik ini diharapkan dapat memperkuat layanan urologi secara komprehensif di Indonesia.

Langkah Strategis dalam Layanan Kesehatan

Chief Medical Officer Siloam International Hospitals, Grace Frelita, menekankan bahwa peluncuran klinik ini merupakan bagian dari komitmen Siloam untuk menawarkan layanan kesehatan yang lebih komprehensif dan terintegrasi. Pendekatan ini berfokus pada pasien dan bertujuan untuk mempercepat diagnosis serta meningkatkan kualitas penanganan.

Dalam sambutannya, Grace menjelaskan bahwa gangguan pada kandung kemih dan dasar panggul merupakan masalah kesehatan yang sering kali terabaikan. Data menunjukkan satu dari delapan wanita mengalami masalah seperti inkontinensia urin dan prolaps organ panggul. Meskipun demikian, banyak individu baru mencari pertolongan ketika kondisinya sudah memburuk karena menganggap keluhan ini sebagai sesuatu yang wajar seiring bertambahnya usia.

Pentingnya Kesadaran Masyarakat

Dokter Spesialis Urologi Siloam Hospitals Asri, Prof. dr. Harrina E. Rahardjo, Sp.U(K), PhD, mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh gejala gangguan berkemih. Prof. Harrina menjelaskan bahwa jika seseorang buang air kecil lebih dari delapan kali dalam sehari atau sering terbangun di malam hari untuk berkemih, maka kondisi ini sebaiknya diperiksakan ke dokter.

“Beberapa gejala lainnya, seperti ketidakmampuan menahan buang air hingga urine menetes sebelum mencapai toilet, juga perlu diwaspadai,” ujarnya. Ia menggarisbawahi bahwa gangguan ini tidak hanya dihadapi oleh wanita, tetapi juga pria, dengan berbagai faktor risiko yang dapat berkontribusi terhadap masalah ini.

Faktor Risiko dan Penyebab Gangguan

Menurut Prof. Harrina, penyebab gangguan berkemih bisa bervariasi. Hal ini termasuk pembesaran prostat pada pria, kelemahan otot dasar panggul pasca melahirkan, menopause, serta penyakit seperti diabetes dan hipertensi. Selain itu, efek samping dari penggunaan obat-obatan tertentu juga dapat mempengaruhi fungsi berkemih seseorang.

Dengan peluncuran klinik ini, Siloam berharap dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan kandung kemih dan dasar panggul, serta memberikan layanan yang lebih baik untuk pasien. Ini adalah langkah signifikan dalam memberikan perhatian lebih terhadap aspek kesehatan yang sering dianggap sepele namun berdampak besar bagi kualitas hidup individu.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button