Waspada! Delapan Tahap Pemeriksaan Untuk Kesehatan Optimal Pemain Persebaya

Jakarta, Maret.id — Tim Persebaya Surabaya berkomitmen untuk meningkatkan performa para pemainnya melalui program Pre-Competition Medical Assessment (PCMA). Program ini dirancang untuk melaksanakan serangkaian pemeriksaan kesehatan yang mendalam guna memetakan kondisi fisik pemain sebelum memasuki kompetisi.
Pemeriksaan Kesehatan Sebagai Pendekatan Preventif
Setiap pemain Persebaya menjalani delapan tahap pemeriksaan kesehatan sebagai bagian dari kemitraan strategis dengan Mayapada Hospital Surabaya, yang berfungsi sebagai mitra medis resmi. Dengan pendekatan ini, tim medis dapat mengidentifikasi risiko cedera dan mendukung performa pemain.
PCMA bukanlah pemeriksaan kesehatan biasa. Program ini bertujuan untuk mengevaluasi kondisi fisik, fungsi tubuh, dan kesiapan mental atlet. Melibatkan tim dokter yang berasal dari berbagai disiplin ilmu, PCMA memberikan gambaran menyeluruh tentang kesehatan pemain, yang sangat penting untuk mencegah cidera dan mengoptimalkan performa mereka selama pertandingan.
Dukungan Melalui Sports Injury Treatment & Performance Center
Program PCMA ini merupakan bagian dari dukungan yang diberikan oleh Sports Injury Treatment & Performance Center (SITPEC) Mayapada Hospital Surabaya. Didedikasikan untuk memenuhi kebutuhan medis pemain secara komprehensif, SITPEC terdiri dari 20 dokter spesialis yang berperan dalam pencegahan cedera, rehabilitasi, serta pemantauan kondisi atlet.
Oleh karena itu, tim medis di SITPEC berfokus pada pencegahan cedera berbasis data, identifikasi faktor risiko, dan rehabilitasi pasca cedera. Melalui kombinasi dari berbagai spesialisasi, mereka dapat menjaga kesehatan pemain secara berkelanjutan.
Pentingnya Hasil PCMA Dalam Menentukan Strategi Latihan
Berdasarkan hasil PCMA, tim medis dan pelatih dapat mendapatkan informasi yang lebih lengkap mengenai kondisi fisik pemain. Hal ini sangat bermanfaat untuk merumuskan strategi pencegahan cedera, program latihan yang sesuai, dan memberikan dukungan kesehatan yang lebih tepat.
Direktur Rumah Sakit Mayapada Surabaya, dr. Bona Fernando, BSc, M.D., FISQua, menekankan bahwa pendekatan preventif berbasis data ini mencakup berbagai pemeriksaan, termasuk pemeriksaan laboratorium, analisis komposisi tubuh, penilaian fungsi jantung dan paru, serta evaluasi psikologis. Penilaian ini semuanya bertujuan untuk memastikan para atlet tidak hanya siap bertanding, tetapi juga dapat menjaga performa mereka sepanjang musim.
Dengan adanya inisiatif ini, Persebaya tidak hanya berupaya memperkuat tim di lapangan, tetapi juga menunjukkan komitmen terhadap kesehatan dan kesejahteraan para pemainnya. Upaya ini menjadi langkah penting dalam menciptakan ekosistem olahraga yang lebih profesional di Indonesia.





