Kesehatan

Waspada! Pengaruh Perempuan dalam Bisnis Menuju Kesehatan Mental yang Lebih Baik

Jakarta, Maret.id — Neneng Goenadi, CEO Grab Indonesia, mengadvokasi pentingnya kepemimpinan perempuan dalam acara bertema “Kartini Masa Kini”. Dalam pandangannya, kepemimpinan perempuan bukan sekadar tentang menduduki posisi strategis, tetapi juga tentang membuka akses dan peluang bagi perempuan lain agar turut tumbuh dan berkontribusi sebagai pemimpin.

Empat Pilar Kepemimpinan Perempuan

Di tengah perubahan dinamika dunia kerja, Neneng menekankan bahwa terdapat beberapa kualitas dasar yang mesti dimiliki oleh perempuan untuk dapat melangkah lebih jauh. “Keberanian, kepercayaan diri, empati, dan integritas adalah fondasi penting yang harus selalu diasah,” ujarnya.

Dengan berbagai inisiatif yang diterapkan di Grab, mulai dari penguatan talenta internal hingga pemberdayaan mitra perempuan, Neneng menunjukkan bahwa kepemimpinan sejati memiliki makna yang lebih dalam. “Seorang pemimpin yang baik tidak hanya memikirkan kemajuan diri sendiri, tetapi juga berusaha untuk mengangkat dan memberdayakan orang-orang di sekitarnya,” tegasnya.

Pentingnya Kepercayaan Diri

Neneng menjelaskan tentang tiga pilar utama dalam kepemimpinan perempuan. Ketiga pilar tersebut dimulai dari kepercayaan diri. “Semua harus dimulai dari diri kita sendiri. Kita perlu percaya pada kemampuan yang kita miliki sebelum mengharapkan orang lain untuk menaruh kepercayaan kepada kita,” jelasnya.

Selanjutnya adalah empati. Menurutnya, seorang pemimpin harus memiliki kemampuan untuk mendengarkan serta memahami perspektif orang lain. “Dengan empati, kita bisa membangun koneksi yang lebih kuat dengan tim,” ungkapnya.

Integritas Sebagai Landasan

Pilar ketiga adalah integritas, yang menjadi sangat penting dalam dunia kepemimpinan. Neneng menekankan bahwa penting untuk memahami nilai-nilai inti yang dipegang masing-masing. “Bagi saya, pengaruh seorang pemimpin tidak datang dari gelar atau jabatan, tetapi dari bagaimana kita memberikan nilai tambah dan mampu memberikan pandangan yang holistik,” tuturnya.

Ia juga menambahkan bahwa ketika seorang perempuan diberikan kepercayaan untuk memimpin, maka tanggung jawabnya semakin besar untuk menciptakan dampak positif bagi perempuan lainnya. “Kita memiliki kewajiban untuk terus membuka jalan bagi generasi penerus,” tutup Neneng.

Pernyataan dan inisiatif yang disampaikan oleh Neneng Goenadi menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang inklusif dan mendukung partisipasi aktif perempuan dalam kepemimpinan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button