Kesehatan

Waspada! Flu Ternyata Bisa Memicu Sinusitis, Kenali Gejalanya!

Jakarta, Maret.id — Hidung tersumbat yang tidak kunjung membaik sering dianggap sebagai flu biasa oleh banyak orang. Kondisi ini, jika tidak ditangani dengan baik, dapat menjadi gejala awal sinusitis. Banyak individu menjalani rutinitas harian yang padat, kurang istirahat, dan terpapar debu serta polusi, sehingga gejala ini sering kali diabaikan.

Walaupun keluhannya tergolong ringan dan umum terjadi, sejumlah orang beranggapan bahwa masalah ini akan sembuh dengan sendirinya meskipun mereka sudah berulang kali mengonsumsi obat. Akan tetapi, jika hidung tersumbat disertai dengan pilek berkepanjangan, nyeri di area wajah, napas terasa berat, atau produksi lendir yang terus menerus muncul, maka hal tersebut bisa jadi tanda bahwa ada masalah yang lebih serius, yaitu sinusitis.

Apa Itu Sinusitis?

Sinusitis adalah peradangan pada rongga sinus yang bisa disebabkan oleh berbagai faktor seperti infeksi, alergi, atau iritasi tertentu. Keadaan ini terjadi saat aliran lendir terganggu, sehingga menyebabkan penumpukan yang dapat memicu pertumbuhan virus maupun bakteri. Gejala yang muncul dalam kasus sinusitis biasanya lebih berat dan berlangsung lebih lama dibandingkan dengan flu biasa.

Menurut dr. Jemmy Kurniawan, Sp.THT-KL dari Mayapada Hospital Surabaya, infeksi saluran pernapasan atas merupakan penyebab sinusitis yang paling umum ditemui. “Pilek atau flu yang tidak kunjung membaik dapat menyebabkan pembengkakan pada saluran sinus. Saat lendir menumpuk, risiko infeksi lanjutan pun meningkat,” ujarnya, menjelaskan kenapa keluhan pada kasus sinusitis terasa lebih tak tertahankan.

Penyebab dan Gejala Sinusitis

Selain infeksi, alergi juga dapat menjadi pemicu sinusitis berulang. Saat terpapar alergen, lapisan hidung bisa membengkak dan menghambat aliran lendir. “Pasien dengan riwayat alergi umumnya lebih rentan terhadap sinusitis yang berulang. Jika pemicu tidak dikendalikan, peradangan dapat terus berlanjut walaupun gejalanya sempat membaik,” tambah dr. Jemmy.

Bukan hanya itu, faktor anatomi di bagian hidung seperti deviasi septum atau polip hidung juga dapat berkontribusi terhadap masalah ini. Kedua kondisi tersebut dapat menghambat aliran udara dan lendir, sehingga sinus lebih rentan tersumbat. Sayangnya, banyak pasien baru menyadari masalah ini setelah mengalami gejala bertahun-tahun, padahal tanpa penanganan yang tepat, sinusitis dapat berkembang menjadi kondisi yang lebih kronis.

Penanganan dan Pemeriksaan Dini

Dr. Nessia Nurina Putri, Sp.T.H.T.B.K.L dari Mayapada Hospital Surabaya, menjelaskan bahwa beberapa pasien mungkin mengalami keluhan berulang karena penyebabnya belum ditangani dengan semestinya. “Pemeriksaan menyeluruh sangat penting agar terapi yang diberikan dapat lebih tepat sasaran,” ujarnya.

Untuk membantu masyarakat yang mengalami masalah ini, Mayapada Hospital Surabaya menyediakan layanan pemeriksaan di Minimal Invasive & Endoscopic Sinus Center (Sinus Center). Dengan pendekatan yang komprehensif, diharapkan pasien dapat mendapatkan diagnosis yang tepat dan penanganan yang sesuai sejak dini.

Mengabaikan gejala sinusitis dapat berakibat serius bagi kesehatan. Oleh karena itu, penting untuk mengenali gejala dan segera berkonsultasi dengan tenaga medis jika mengalami keluhan yang tidak kunjung membaik.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button