Lokal

Pemkot Bekasi Imbau Warga Tidak Buang Limbah Hewan Kurban Sembarangan

Bekasi, Maret.id — Pemerintah Kota Bekasi mengingatkan masyarakat untuk tidak membuang limbah hasil pemotongan hewan kurban secara sembarangan. Hal ini disampaikan oleh Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, yang menegaskan bahwa limbah tersebut dapat menimbulkan dampak serius bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Peringatan untuk Pengelolaan Limbah

Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, mengindikasikan bahwa pengelolaan limbah hewan kurban harus dilakukan dengan baik. Ia meminta kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan pemotongan hewan kurban agar tidak membuang limbah ke dalam saluran air. “Pastikan drainase di sekitar area penyembelihan bersih, karena limbah kurban yang bercampur dengan genangan air dapat menciptakan persoalan serius,” ujarnya pada 25 Mei 2026.

Menyusul peringatan ini, ia juga menekankan agar semua pemotong hewan kurban mempersiapkan berbagai fasilitas penunjang untuk mengelola limbah dengan lebih baik. Ini termasuk pengelolaan yang tidak hanya menekankan aspek estetika, tetapi juga kesehatan lingkungan.

Langkah Proaktif Dinas Lingkungan Hidup

Dalam langkah untuk menjaga kebersihan lingkungan selama Iduladha, Abdul Harris Bobihoe menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup untuk menyiagakan armada pengangkut limbah. “Saya instruksikan agar seluruh armada siap gerak untuk membantu masyarakat membersihkan limbah pasca pemotongan hewan kurban,” tegasnya. Ini merupakan upaya preventif menghindari penumpukan limbah yang dapat mengganggu kesehatan dan kenyamanan masyarakat.

Dinas Lingkungan Hidup diminta untuk bekerja sama dengan berbagai pihak terkait dalam menanggulangi masalah limbah ini. Dengan kehadiran armada yang siap siaga, diharapkan limbah dapat diangkut dengan cepat dan tepat, sehingga tidak menimbulkan masalah yang lebih besar.

Penertiban Lapak Hewan Kurban

Selain itu, Pemkot Bekasi juga menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk melakukan penertiban terhadap lapak-lapak hewan kurban yang menggunakan fasilitas umum, seperti trotoar dan bahu jalan. Abdul Harris Bobihoe menekankan, “Jika ditemukan lapak yang mengganggu pejalan kaki atau pengguna jalan, segera tertibkan.”

Langkah ini diambil untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan masyarakat selama perayaan Iduladha. Dengan penertiban yang tegas, diharapkan suasana meriah saat perayaan bisa tetap berlangsung tanpa mengganggu aktivitas warga sekitar.

Kesadaran Masyarakat Sangat Diperlukan

Pemerintah Kota Bekasi berharap masyarakat dapat bekerja sama dalam menanggulangi masalah limbah hewan kurban ini. Kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sangat diperlukan, terutama dalam momen kegiatan yang melibatkan pemotongan hewan kurban.

Dengan adanya edukasi dan pengawasan yang lebih ketat, diharapkan perayaan Iduladha dapat berjalan dengan baik, aman, dan nyaman bagi semua pihak.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button