Disdukcapil Bekasi Gelar Rekrutmen Operator Adminduk di Kecamatan

Bekasi, Maret.id — Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi tengah melakukan rekrutmen penyelia operator Administrasi Kependudukan (Adminduk) tingkat kecamatan. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kualitas layanan dan mengganti penyelia yang kinerjanya dinilai kurang memuaskan.
Evaluasi Berkala untuk Optimalisasi Layanan
Kepala Disdukcapil Kota Bekasi, Taufiq Rachmat Hidayat, menjelaskan bahwa evaluasi kinerja penyelia dilakukan setiap triwulan. Jika ada penyelia yang mendapatkan nilai rendah selama tiga bulan berturut-turut, maka mereka akan diganti. “Melalui langkah ini, kami ingin memastikan layanan adminduk di tingkat kecamatan tetap maksimal dan masyarakat terlayani dengan baik,” ungkap Taufiq.
Rekrutmen berbasis performa ini diharapkan dapat mengoptimalkan pelayanan publik. Pada hari Selasa, 26 Mei 2026, sebanyak 50 pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) berpartisipasi dalam proses rekrutmen di Kantor Disdukcapil Kota Bekasi.
Metode Open Bidding untuk Transparansi
Proses rekrutmen kali ini dilakukan dengan metode open bidding, yang merujuk pada sistem yang telah diterapkan oleh Wali Kota Bekasi. Metode ini dianggap efektif untuk mengukur kompetensi para peserta. Dari 50 peserta yang mengikuti seleksi, 10 orang terbaik akan dipilih untuk kemudian menjalani wawancara, dan akhirnya diambil tiga orang terbaik untuk mengisi dua posisi yang kosong.
“Pola ini kami adopsi dari apa yang sudah diterapkan oleh Wali Kota. Tujuannya agar proses pemilihan ini lebih transparan dan kompetitif,” tambah Taufiq. Ia menyebut bahwa penggunaan manajemen talenta dirasa kurang efektif mengingat kemampuan sumber daya manusia yang masih perlu ditingkatkan.
Mendorong Kompetisi Sehat dalam Pelayanan Publik
Rekrutmen open bidding ini merupakan bagian dari upaya Pemkot Bekasi untuk mendorong kompetisi sehat di lingkungan kerja. Dengan adanya sistem penilaian yang jelas, diharapkan setiap penyelia akan termotivasi untuk memberikan yang terbaik dalam pelayanan kepada masyarakat.
Inisiatif ini juga menunjukkan komitmen pemerintah kota dalam meningkatkan kualitas layanan publik. Tidak hanya sekadar mengganti penyelia yang kurang berprestasi, tetapi juga menciptakan lingkungan kerja yang dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan.
Dengan demikian, diharapkan proses ini akan membawa dampak positif bagi warga Bekasi, sekaligus menjadikan pelayanan adminduk lebih responsif dan berkualitas. Ini adalah langkah positif yang menunjukkan bahwa pemerintah daerah semakin serius dalam memperbaiki pelayanan kepada masyarakat.
