Lokal

Polisi Temukan Identitas Korban Kebakaran Bengkel di Tangerang

Tangerang, Maret.id — Polisi berhasil mengidentifikasi seorang remaja berinisial J yang menjadi korban kebakaran bengkel dan warung sembako di Kampung Peusar, Cikupa, Kabupaten Tangerang. Dalam insiden tersebut, korban meninggal dunia setelah terjebak di dalam kamar mandi ketika api melanda area tersebut.

Kronologi Kebakaran

Peristiwa tragis ini terjadi pada pukul 15.00 WIB. Saat kejadian, korban J sedang berada di dalam bengkel dan bermain ponsel. Dua orang saksi, Tri dan Ade, yang juga berada di lokasi saat itu tengah memperbaiki sepeda motor. Menurut keterangan dari Ipda Syaiful Rusdiansyah, Kanit Reskrim Polsek Cikupa, Ade sedang menggunakan gas portable untuk membakar salah satu komponen sepeda motor, yang kemudian memicu kebakaran.

Saat kebakaran mulai menyebar, Tri yang panik melemparkan tangki yang terbakar ke dalam bengkel, sehingga api semakin membesar. Dalam kondisi tersebut, J yang berada di belakang bengkel berusaha berlindung ke dalam kamar mandi. Sayangnya, upaya tersebut tidak berhasil, dan korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam kamar mandi.

Upaya Penanganan Kebakaran

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, menyatakan bahwa pihaknya menerima laporan mengenai kebakaran dari seorang warga bernama Sudarjo. Segera setelah menerima laporan tersebut, petugas pemadam kebakaran dikerahkan dari Mako Curug dan Pos Tigaraksa untuk memadamkan api yang telah melahap bengkel dan warung sembako.

Dugaan awal penyebab kebakaran adalah ledakan dari alat las yang digunakan di bengkel. “Api dari ledakan itu menyebar dengan cepat, menyebabkan kebakaran hebat baik di bengkel maupun warung sembako yang berada di sampingnya,” imbuh Taufik.

Penanganan dan Evakuasi korban

Korban J akhirnya dapat dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia dan kini jasadnya telah dipindahkan ke RSUD Balaraja untuk proses identifikasi lebih lanjut. Selain korban berjenis kelamin laki-laki, terdapat juga seorang wanita yang terjebak di dalam toilet saat kebakaran, namun identitasnya masih dalam proses identifikasi.

Kebakaran ini telah menimbulkan perhatian serius dari pihak berwenang, mengingat faktor keselamatan yang tidak boleh dianggap remeh, terutama dalam penggunaan peralatan yang berpotensi berbahaya. Pihak kepolisian dan BPBD berencana melakukan investigasi lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti dari kebakaran serta mencegah kejadian serupa di masa yang akan datang.

Kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kewaspadaan dan penanganan risiko kebakaran. Dengan kejadian-kejadian seperti ini, diharapkan edukasi tentang keselamatan bisa lebih ditingkatkan demi menghindari kejadian serupa yang hanya akan mengundang duka dan kesedihan dalam masyarakat.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button