Pemprov Jabar Revitalisasi Museum Pajajaran untuk Daya Tarik Wisata Bogor

Bogor, Maret.id — Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) sedang mempersiapkan revitalisasi Museum Pajajaran yang terletak di Kota Bogor. Proyek ini dianggarkan sebesar Rp9 miliar dan diharapkan dapat meningkatkan peran museum sebagai pusat edukasi dan pelestarian budaya Sunda.
Revitalisasi Museum Pajajaran
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, mengungkapkan bahwa revitalisasi ini merupakan salah satu tindak lanjut dari pelaksanaan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda pada 8 Mei 2026. Acara tersebut melibatkan berbagai elemen budaya dari sejumlah daerah, menunjukkan komitmen untuk memperkuat identitas budaya lokal.
“Revitalisasi ini diharapkan tidak hanya memperindah fisik museum tetapi juga menjadi wahana edukasi yang lebih baik,” kata Gubernur Dedi. Selain museum, Pemprov Jabar juga berencana menata infrastruktur di sekitarnya, termasuk jalan, trotoar, lampu, dan taman kota. Dengan demikian, Wali Kota Bogor dapat fokus pada penataan kelurahan-kelurahan.
Memperkuat Fungsi Edukasi dan Pelestarian
Melalui revitalisasi ini, Dedi berharap Museum Pajajaran dapat berfungsi optimal sebagai ruang edukasi sejarah. “Kami ingin ini menjadi pusat pelestarian budaya Sunda di Kota Bogor,” imbuhnya. Upaya ini juga mencerminkan komitmen Pemprov Jabar dalam menjaga warisan budaya, sekaligus mendukung pengembangan pariwisata lokal.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyambut positif inisiatif ini. Ia menilai penataan infrastruktur seni dan budaya di Kota Bogor sebagai momentum penting untuk menghargai warisan leluhur Sunda. “Inisiatif ini akan memberikan dampak positif bagi generasi muda yang perlu memahami dan mencintai budaya asal mereka,” ujarnya.
Soft Launching Museum Pajajaran
Sebagai langkah awal dari proyek ini, Pemerintah Kota Bogor berencana untuk mengadakan soft launching Museum Pajajaran pada Rabu, 3 Juni 2026. “Tujuan dari soft launching ini adalah untuk memperkenalkan Museum Pajajaran kepada masyarakat dan menunjukkan bahwa kita semua memiliki tanggung jawab untuk membangunnya bersama,” kata Dedie.
Dengan adanya revitalisasi ini, harapannya Museum Pajajaran akan semakin menjadi daya tarik bagi wisatawan, sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pelestarian budaya Sunda yang kaya. Proyek ini tidak hanya sekadar perbaikan fisik, tetapi juga penciptaan atmosfer yang mendukung pembelajaran dan apresiasi terhadap sejarah dan budaya lokal.
Revitalisasi Museum Pajajaran akan menjadi langkah signifikan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya budaya dan sejarah mereka. Dengan dukungan pemerintah dan keterlibatan masyarakat, diharapkan museum ini dapat berfungsi maksimal dan menjadi kebanggaan Kota Bogor serta Jawa Barat secara keseluruhan.
