Lokal

Puting Beliung Melanda Aceh Utara, Perbaikan Huntara Dikebut dalam Sepekan

Aceh Utara, Maret.id — Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Indonesia mengambil langkah cepat untuk memperbaiki hunian sementara (huntara) yang rusak akibat puting beliung di Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara. Perbaikan ini ditargetkan selesai dalam waktu satu minggu, agar masyarakat dapat segera kembali menempati hunian dengan aman.

Langkah Darurat dan Perbaikan Segera

Menteri PU, Dody Hanggodo, menginstruksikan jajaran kementeriannya untuk segera menangani kerusakan yang disebabkan oleh cuaca ekstrem tersebut. Menurutnya, keselamatan dan kenyamanan warga harus menjadi prioritas utama dalam setiap langkah penanganan. “Keselamatan dan kenyamanan masyarakat menjadi prioritas utama, sehingga penanganan harus dilakukan secepat mungkin,” ungkap Dody dalam keterangan tertulis di Jakarta.

Peristiwa cuaca ekstrem terjadi pada Selasa, 2 Juni 2026, sekitar pukul 17.10 WIB dan menyebabkan kerusakan serius pada beberapa unit huntara yang sebelumnya dibangun untuk menampung warga terdampak bencana hidrometeorologi. Kejadian ini menambah tantangan bagi masyarakat yang sudah mengalami kesulitan.

Pendataan dan Tanggapan Tim Teknis

Sebagai langkah awal, Tim Teknis Satuan Kerja Prasarana Strategis Aceh bersama PT Pembangunan Perumahan (Persero) telah melakukan pendataan kerusakan. Tim juga terlibat dalam kegiatan pembersihan material bangunan yang terdampak dan menyiapkan langkah-langkah penanggulangan darurat bagi warga yang membutuhkan.

Koordinasi yang solid dengan pemerintah daerah dan pihak terkait juga dilakukan selama proses penanganan berlangsung. Ini penting untuk memastikan bahwa jika diperlukan, tenda darurat dapat disiapkan sebagai tempat penampungan sementara bagi warga yang terkena dampak.

Kerusakan yang Ditemukan

Dari identifikasi awal, kerusakan meliputi beberapa bagian bangunan huntara. Kerusakan signifikan terlihat pada bagian plafon dan atap Blok A, kebocoran pada Plafon Blok B, serta kerusakan pada nok atap di Blok C. Selain itu, plafon di area dapur Blok D juga mengalami kerusakan. Pemeriksaan lanjutan oleh tim teknis masih berlangsung guna memastikan perbaikan dilakukan secara efektif dan sesuai kebutuhan di lapangan.

Huntara Kecamatan Langkahan merupakan fasilitas yang dibangun oleh Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis. Fasilitas ini berdiri di atas lahan yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, dengan luas bangunan sekitar 1.440 meter persegi. Kompleks huntara terdiri dari lima blok bangunan dan mampu menampung sekitar 60 kepala keluarga dengan fasilitas pendukung yang lengkap.

Kedepannya, pemerintah berharap pemulihan dapat segera berlangsung agar para warga yang terkena dampak dapat kembali beraktivitas normal dan mendapatkan tempat tinggal yang aman.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button