ASDP Tingkatkan Layanan Penyeberangan dengan Dermaga Baru Tanjungkalian

Mentok, Maret.id — PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) sedang melakukan pembangunan Dermaga II di Pelabuhan Tanjungkalian, Mentok, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Proyek ini bertujuan untuk memperbaiki layanan penyeberangan dan memperlancar arus transportasi laut yang menghubungkan Pulau Bangka dengan Sumatra.
Meningkatkan Layanan Transportasi Laut
General Manager ASDP Bangka, Agustinus Cahyo, menjelaskan bahwa dermaga baru ini diharapkan menjadi solusi untuk mengatasi kepadatan kendaraan yang sering terjadi, terutama saat libur panjang dan hari-hari besar keagamaan. “Pembangunan Dermaga II ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan kendaraan yang kerap terjadi,” ungkapnya dalam konferensi pers di Mentok.
Proyek ini merupakan bagian dari program yang telah direncanakan sejak lama. Agustinus menambahkan bahwa pembangunan dermaga baru ini berlangsung dengan estimasi waktu pengerjaan sekitar delapan bulan. Diharapkan, proyek ini dapat selesai tepat waktu agar dapat mendukung operasional pelabuhan pada awal 2027.
Progres Pembangunan
Pekerjaan konstruksi telah dimulai sejak April 2026 dan direncanakan selesai pada November 2026. Agustinus menjelaskan bahwa ASDP sudah melakukan sosialisasi mengenai tahapan pembangunan kepada para pemangku kepentingan untuk memastikan proyek berjalan lancar. “Kami telah mengumpulkan masukan dari berbagai pihak demi kelancaran pelaksanaan proyek,” tambahnya.
Sebagai informasi, proyek pembangunan Dermaga II melibatkan PT Nindya Karya sebagai kontraktor. Pengujian dan evaluasi terhadap kualitas konstruksi juga akan dilakukan untuk memenuhi standar yang ditetapkan.
Dukungan dari Pemerintah Daerah
Ketua DPRD Kabupaten Bangka Barat, Badri Syamsu, menyatakan dukungannya terhadap proyek ini. Menurutnya, Dermaga II akan sangat membantu dalam meningkatkan pelayanan transportasi laut dan mengurangi masalah kepadatan kendaraan pada momen libur nasional. Badri juga menegaskan pentingnya koordinasi antara DPRD, pemerintah daerah, dan ASDP untuk mempercepat realisasi pembangunan dermaga ini.
“Kami terus melakukan koordinasi langsung dengan ASDP Pusat agar pembangunan ini dapat terealisasi secepatnya,” tegas Badri. Kehadiran dermaga baru diharapkan dapat mempercepat proses naik dan turun penumpang serta kendaraan, menciptakan pengalaman yang lebih baik bagi penguna jasa penyeberangan.
Kesimpulan
Dengan total anggaran sekitar Rp60 miliar yang bersumber dari ASDP, pembangunan Dermaga II di Pelabuhan Tanjungkalian merupakan langkah signifikan dalam meningkatkan infrastruktur transportasi laut di wilayah tersebut. Proyek ini bukan hanya akan meningkatkan kualitas layanan, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat, terutama di saat-saat krusial saat arus penyeberangan meningkat.
