Lokal

PLN Gelar Edukasi Keselamatan Listrik untuk 50 Siswa SD di Jakarta

Jakarta, Maret.id — Perusahaan Listrik Negara (PLN) melaksanakan program edukasi keselamatan listrik untuk 50 siswa sekolah dasar di Jakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran anak-anak tentang pentingnya penggunaan energi listrik yang aman.

Edukasi Keselamatan di SDN Tegal Parang 03 Pagi

Acara ini berlangsung pada Kamis, 4 Juni 2026, di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tegal Parang 03 Pagi. Kegiatan ini menjadi bagian dari program Gerakan Mengajar yang merupakan inisiatif sosial PLN. Dengan dukungan dari Yayasan Karya Salemba Empat dan mahasiswa Universitas Negeri Jakarta, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik kepada siswa.

Para siswa kelas empat dan lima diajarkan cara mengenali berbagai risiko yang dapat terjadi akibat penggunaan listrik. Materi yang disampaikan mencakup cara mengidentifikasi potensi bahaya seperti korsleting akibat penumpukan steker dan tanda-tanda awal gangguan listrik, seperti bau hangus dan percikan api.

Relevansi Keselamatan Listrik untuk Generasi Muda

General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch Andy Adchaminoerdin, menekankan pentingnya dasar keselamatan listrik yang diajarkan sejak dini. Ia mengatakan, “Dengan kegiatan ini, anak-anak belajar cara menggunakan listrik dengan aman dalam kehidupan sehari-hari. Harapannya, pemahaman ini bisa mereka terapkan di rumah dan membantu keluarga lebih waspada terhadap potensi bahaya listrik.”

Mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini juga berperan penting sebagai pendamping yang membantu menjelaskan materi kepada para siswa. Menurut Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Lenteng Agung, Yuniar Budi Satrio, metode pembelajaran yang interaktif ternyata bisa membuat pemahaman anak-anak terhadap keselamatan listrik menjadi lebih mudah.

Antusiasme Siswa dalam Kegiatan Eduktif

Kegiatan ini memiliki nuansa yang ceria dan penuh partisipasi. Siswa nampak antusias mengikuti permainan edukatif yang diadakan, serta aktif berdiskusi mengenai cara menjaga keselamatan saat menggunakan alat elektronik di rumah. Ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif yang menyenangkan efektif dalam menarik minat anak-anak.

Dengan program seperti Gerakan Mengajar, PLN berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan edukasi keselamatan listrik, menciptakan generasi yang lebih paham dan waspada terhadap risiko yang terkait dengan penggunaan listrik. Upaya berkelanjutan ini diharapkan dapat membentuk lingkungan tinggal yang aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Kegiatan ini menjadi satu dari sekian banyak langkah PLN dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan, sekaligus mendidik masyarakat tentang pentingnya keselamatan di sekitar kita. Diharapkan melalui langkah-langkah ini, kesadaran akan keselamatan penggunaan listrik bisa tumbuh bersama dengan generasi muda Indonesia.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button