Gekira Salurkan Bantuan Sosial untuk Warga Marjinal di Tiga Wilayah

Jakarta, Maret.id — Gerakan Kristiani Indonesia Raya (Gekira) baru-baru ini melakukan aksi kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan sosial kepada warga marjinal di tiga wilayah, yaitu Jakarta dan Tangerang. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai rangkaian menuju Rapat Kerja Nasional (Rakernas) yang akan diadakan dalam waktu dekat.
Penyaluran Bantuan untuk Masyarakat Rentan
Acara penyaluran bantuan berlangsung serentak pada Kamis, 4 Juni 2026, di beberapa lokasi strategis. Bantuan ini ditujukan kepada penyandang disabilitas, anak panti asuhan, serta warga kurang mampu di daerah pemukiman padat. Melki M. Suawah, selaku Ketua Panitia Rakernas Gekira, memimpin kegiatan ini dengan harapan untuk meringankan beban masyarakat yang paling membutuhkan.
Dalam sambutannya, Melki menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar formalitas. “Kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan adalah nilai fundamental yang kami junjung tinggi,” ujarnya. Rakernas Gekira akan digelar pada 12–14 Juni 2026 di Novotel, Pulau Mas, dan kegiatan bakti sosial ini menjadi pre-event yang memiliki makna penting dalam rangkaian tersebut.
Apresiasi dari Komunitas
Sugito, pemimpin Yayasan Daud Ministry Tangerang, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian Gekira. Yayasan yang berfokus membantu penyandang tuna netra ini mengakui bahwa bantuan dari Gekira sangat berarti bagi para penerima. “Bantuan ini sangat penting bagi mereka yang membutuhkan,” pungkas Sugito.
Ketua Rukun Warga (RW) 019 Kampung Beting, Ricardo Hutahaean, juga menyampaikan kondisi ekonomis warga di wilayahnya. Dia mencatat bahwa sekitar 80 persen warganya termasuk dalam kategori desil 1 sampai 4 DTKS Kementerian Sosial. “Ini menunjukkan tingginya tingkat kerentanan sosial di wilayah kami,” jelas Ricardo, yang menunjukkan pentingnya intervensi sosial di daerah tersebut.
Komitmen Gekira terhadap Kemanusiaan
Wakil Ketua Umum Bidang Persekutuan Umat Kristiani Gekira, Rienova Serry Donie, memberikan bantuan secara simbolis. Tokoh perempuan ini memiliki pengalaman sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok selama dua periode. “Kami ingin mendengarkan kebutuhan mereka dan memberikan bantuan yang mampu meringankan beban hidup,” tegasnya.
Kegiatan ini tidak hanya berlangsung di wilayah Tangerang, tetapi juga menjangkau Yayasan Elsafan di Duren Sawit, Jakarta Timur. Di sinilah, kader Gekira, Ariston Silalahi, memberikan dukungan moral kepada anak-anak di yayasan tersebut. “Setiap anak adalah istimewa dan memiliki potensi yang luar biasa,” ungkap Ariston, menambahkan pesan positif bagi para penghuni yayasan.
Harapan untuk Masa Depan
Melki menutup acara dengan menekankan komitmen Gekira dalam meningkatkan martabat masyarakat. Dia berharap bahwa inisiatif sosial ini akan terus berlanjut di masa mendatang. “Perubahan sosial dimulai dari kepedulian kita terhadap sesama. Gekira akan menjadi organisasi yang tidak hanya berbicara, tetapi juga bertindak nyata,” tegasnya.
Kegiatan bakti sosial ini menunjukkan kepedulian nyata Gekira terhadap warga kelas bawah. Langkah ini juga menegaskan bahwa kemanusiaan adalah prioritas utama dalam setiap program kerja yang dijalankan oleh organisasi ini. Dengan dedikasi dan komitmen yang kuat, Gekira berupaya menjadi bagian dari solusi untuk mengatasi berbagai tantangan sosial yang dihadapi masyarakat Indonesia hari ini.
