Lokal

Pemkab Aceh Timur Percepat Penyaluran Dana Stimulan Untuk Rumah Rusak

Aceh Timur, Maret.id — Pemerintah Kabupaten Aceh Timur sedang giat mempercepat penyaluran dana stimulan untuk masyarakat yang rumahnya rusak akibat banjir dan bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025. Hingga saat ini, total bantuan yang telah disalurkan tercatat mencapai Rp118,9 miliar.

Komitmen Pemulihan Pasca-Bencana

Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Alfarlaky, menekankan bahwa penyaluran dana stimulan adalah bagian integral dari upaya pemerintah untuk mempercepat pemulihan pascabencana. “Kami ingin memastikan bahwa warga bisa kembali menempati rumah yang layak dan aman,” ungkapnya pada Senin, 8 Juni 2026.

Bantuan untuk kategori rumah rusak ringan sudah disalurkan kepada 2.707 penerima dengan total nilai mencapai Rp40,6 miliar. Di sisi lain, bantuan untuk rumah rusak sedang juga telah diterima oleh 2.611 penerima dengan anggaran sebesar Rp78,3 miliar.

Percepatan Penyaluran Bantuan

Pemkab Aceh Timur terus mendorong agar penyaluran bantuan dilakukan secepatnya. Tujuannya agar masyarakat dapat segera memulai perbaikan rumah yang mengalami kerusakan. “Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam membantu masyarakat untuk mendapatkan kembali tempat tinggal yang layak dan aman,” tambah Iskandar.

Hingga awal Juni 2026, tahap pertama dari realisasi bantuan telah mencakup 633 unit rumah dengan nilai sekitar Rp10,9 miliar. Dari total tersebut, sebanyak 355 rumah yang rusak ringan telah menerima bantuan senilai Rp4,26 miliar, sedangkan 277 rumah rusak sedang mendapatkan alokasi bantuan sebesar Rp6,64 miliar.

Mekanisme Penyaluran Bantuan

Iskandar menjelaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap melalui rekening penerima manfaat yang difasilitasi oleh bank. “Kami berharap proses pencairan dana dapat berjalan lancar, sehingga masyarakat dapat segera melakukan pembangunan dan perbaikan rumah mereka,” ujarnya.

Dari seluruh kecamatan penerima program dana stimulan, Kecamatan Simpang Ulim muncul sebagai wilayah dengan jumlah penerima manfaat terbanyak. Di kecamatan ini, sebanyak 720 rumah rusak ringan dan 591 rumah rusak sedang mendapatkan alokasi bantuan.

Progres Penyaluran di Berbagai Kecamatan

Kecamatan-kecamatan lainnya juga menunjukkan perkembangan positif dalam penyaluran bantuan. Di Kecamatan Simpang Jernih, bantuan telah disalurkan untuk 100 rumah rusak ringan dan 50 rumah rusak sedang. Sedangkan di Kecamatan Pante Bidari, bantuan diterima oleh 45 rumah rusak ringan dan 609 rumah rusak sedang.

Tidak ketinggalan, Kecamatan Madat juga terdata dengan total 190 rumah rusak ringan dan 262 rumah rusak sedang. Namun, hingga kini, bantuan baru disalurkan kepada 14 rumah rusak ringan dan 42 rumah rusak sedang.

Kecamatan lainnya seperti Peureulak Barat, Ranto Peureulak, Peunaron, Idi Rayeuk, Banda Alam, Julok, Peudawa, dan Idi Tunong juga mencatatkan progres penyaluran yang terus meningkat.

Harapan untuk Masyarakat

Pemkab Aceh Timur menargetkan agar seluruh bantuan dana stimulan dapat tersalurkan dengan tepat sasaran, sehingga proses pemulihan pascabencana dapat berlangsung lebih cepat dan efektif. “Dengan bantuan ini, ribuan keluarga yang selama ini hidup dalam ketidakpastian akibat kerusakan rumah diharapkan dapat kembali menjalani kehidupan dengan nyaman,” tegas Iskandar.

Respons cepat dan komprehensif pemerintah terhadap dampak bencana menunjukkan komitmen yang kuat dalam mendukung masyarakat yang terdampak. Diharapkan, penyaluran bantuan ini dapat membawa harapan baru bagi warga yang sedang berjuang untuk membangun kembali rumah dan kehidupan mereka.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button