Dishub DKI Waspada, Imbau Warga Hindari Ruas Jalan Tertentu Saat Aksi Mahasiswa

Jakarta, Maret.id — Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengeluarkan imbauan kepada masyarakat untuk mengantisipasi perjalanan mereka selama aksi mahasiswa yang akan diadakan pada Jumat, 12 Juni 2026. Imbauan ini disampaikan sebagai langkah pencegahan untuk menghindari kepadatan lalu lintas di sejumlah titik yang berpotensi terkena dampak.
Pengaturan Lalu Lintas untuk Kenyamanan Masyarakat
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, mengungkapkan bahwa petugas telah disiagakan di berbagai lokasi strategis. Langkah ini diambil untuk memastikan mobilitas masyarakat tetap lancar dan aman selama kegiatan berlangsung. “Kami mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan menggunakan rute alternatif apabila akan melintasi lokasi kegiatan,” ujar Budi.
Dishub DKI Jakarta juga menyiapkan 300 personel yang akan ditempatkan di area-area penting, terutama di kawasan Sudirman dan Thamrin. Penempatan yang terfokus ini bertujuan untuk memudahkan pengaturan lalu lintas, terutama di titik-titik rawan kepadatan.
Ruas Jalan yang Perlu Dihindari
Berikut beberapa ruas jalan yang diantisipasi akan mengalami kepadatan selama aksi mahasiswa:
- Jalan Jenderal Sudirman, di depan Kantor Pusat BRI
- Jalan Kebon Sirih, di depan Kantor Badan Gizi Nasional
- Jalan Medan Merdeka Selatan, di sekitar Balai Kota, Monas, dan Gambir
- Kawasan Universitas Negeri Jakarta, di Rawamangun, Jakarta Timur
Masyarakat diimbau untuk mempertimbangkan rute alternatif guna memperlancar perjalanan mereka dan menghindari potensi kemacetan.
Koordinasi dengan Pihak Keamanan
Dishub DKI Jakarta tidak bekerja sendiri, mereka juga berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi DKI Jakarta untuk mendukung pengamanan dan pemantauan kegiatan yang berlangsung. Polda Metro Jaya disebutkan akan menyebarkan 4.151 personel gabungan untuk mengamankan aksi ini, yang terdiri dari 3.651 anggota Polri dan 500 personel TNI.
Dalam konteks ini, kepolisian juga telah menyiapkan beberapa langkah antisipasi guna menghadapi berbagai dinamis yang mungkin terjadi di lapangan. Rekayasa lalu lintas situasional akan diterapkan di kawasan Monas dan Medan Merdeka Selatan untuk meminimalisir dampak dari aksi tersebut.
Dengan adanya pengaturan yang ketat ini, diharapkan masyarakat tetap dapat melaksanakan aktivitasnya dengan nyaman dan aman meskipun adanya demonstrasi. Pihak Dishub dan kepolisian mendorong semua pihak untuk selalu waspada dan mengikuti petunjuk yang ada, agar situasi dapat berjalan dengan baik.
