Lokal

BPBD Parigi Moutong Siagakan Bantuan untuk 285 Warga Terdampak Gempa

[Palu], Maret.id — Pada Selasa, 16 Juni 2026, Kabupaten Parigi Moutong di Sulawesi Tengah diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7. Akibatnya, sebanyak 285 jiwa atau 91 kepala keluarga (KK) terdampak dalam peristiwa tragis ini, seperti yang disampaikan oleh Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong, Moh Rivai.

Dampak Gempa yang Luas

Dari informasi yang diperoleh, warga yang terdampak tersebar di 19 desa di tujuh kecamatan. Data ini menggambarkan betapa luasnya dampak bencana ini. Moh Rivai mencatat bahwa tim sudah melakukan asesmen lapangan, dan data tersebut telah dilaporkan kepada BPBD Provinsi Sulawesi Tengah untuk langkah penanganan lebih lanjut.

“Sebanyak 285 jiwa terdampak bencana. Ini tersebar di 19 desa di tujuh kecamatan,” ungkap Moh Rivai dalam keterangannya, Minggu, 21 Juni 2026.

Kerusakan Infrastruktur

Gempa tersebut bukan hanya merusak rumah, tetapi juga infrastruktur penting. BPBD mencatat adanya kerusakan pada 87 unit rumah, di mana 83 rumah rusak ringan, tiga rumah rusak sedang, dan satu rumah rusak berat. Kerusakan juga terjadi di dua kantor pemerintahan, sebuah masjid, gereja, sekolah, dan dua pura. Selain itu, lima fasilitas kesehatan juga terdampak, dengan tiga bangunan mengalami kerusakan ringan dan dua lainnya rusak sedang.

Penanganan Darurat dan Bantuan

Selama masa tanggap darurat yang berlangsung dari 17 hingga 23 Juni 2026, Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong segera bertindak. Mereka melakukan asesmen dan menyalurkan bantuan logistik kepada warga yang terdampak. Moh Rivai menjelaskan, “Bantuan sudah kami salurkan seluruhnya sebanyak 100 paket, terdiri atas 25 paket dari BPBD dan 75 paket dari Dinas Sosial untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.”

Meski tidak ada posko kesehatan khusus yang dibuka, pemerintah daerah berusaha mengoptimalkan pelayanan di puskesmas terdekat untuk menangani kebutuhan kesehatan warga.

Situasi di Kabupaten Sigi

Sementara itu, Kabupaten Sigi yang juga terdampak gempa mencatat kerusakan lebih parah. Hingga Sabtu, 20 Juni, jumlah rumah yang rusak mencapai 2.335 unit, dengan 1.955 rumah rusak ringan, 226 rumah rusak sedang, dan 154 rumah rusak berat. Jumlah warga yang terdampak di Kabupaten Sigi mencapai 8.586 jiwa atau 2.775 kepala keluarga. Dalam bencana ini, 17 warga dilaporkan mengalami luka berat, 108 orang luka ringan, dan tiga orang meninggal dunia.

Harapan Pemulihan

Kepala BPBD setempat dan pemerintah daerah meminta masyarakat tetap tenang dan bersatu dalam menghadapi bencana ini. Upaya pemulihan akan terus dilakukan, dengan harapan agar warga yang terkena dampak dapat segera kembali beraktivitas normal. Kesadaran dan persiapan masyarakat serta pemerintah menjadi kunci untuk mengurangi dampak bencana di masa depan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button