Lokal

Warga Sigi Diimbau Tetap Tenang Usai Gempa Magnitudo 2,3

Sigi, Maret.id — Wilayah Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, baru saja mengalami gempa bumi dengan magnitudo 2,3 pada Selasa siang, 23 Juni 2026. Peristiwa ini terjadi pada pukul 13:12:18 WIB dan menciptakan kepanikan sementara di kalangan masyarakat sekitar.

Pusat Gempa dan Dampaknya

Menurut data yang dirilis oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa terletak di darat pada koordinat 1,20 Lintang Selatan dan 120,00 Bujur Timur. Lokasi gempa berada sekitar 24 kilometer arah timur laut dari wilayah Sigi, dengan kedalaman gempa sekitar 5 kilometer, yang tergolong dangkal. Kedalaman ini berpotensi membuat getaran terasa lebih kuat di permukaan.

Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan infrastruktur atau korban jiwa akibat gempa tersebut. Pihak berwenang setempat terus melakukan pemantauan untuk memastikan keselamatan warga dan kondisi lingkungan pasca-gempa.

Imbauan dari BMKG

BMKG mengeluarkan imbauan kepada masyarakat Sigi agar tetap tenang dan tidak panik. Masyarakat diminta untuk mengabaikan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dan hanya merujuk pada sumber resmi dari BMKG. Hal ini penting untuk menghindari kepanikan yang tidak perlu di tengah situasi yang sudah cukup menegangkan.

BMKG juga menekankan bahwa informasi yang disampaikan kepada publik sangat tergantung pada data yang diperoleh. Oleh karena itu, hasil analisis masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring dengan penambahan data yang masuk.

Waspada Terhadap Gempa Susulan

Masyarakat di sekitar wilayah terdampak diharapkan untuk tetap waspada terhadap kemungkinan adanya gempa susulan. Hal ini penting agar masyarakat dapat mempersiapkan diri dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menjaga keselamatan. Selain itu, warga juga disarankan untuk memastikan bahwa bangunan tempat tinggal mereka dalam kondisi baik dan aman dari potensi kerusakan struktural.

Dengan status gempa yang terjadi, penting bagi masyarakat untuk saling berkoordinasi serta mematuhi petunjuk dari pihak berwenang. Perlindungan diri dan kesadaran kolektif dalam menghadapi bencana menjadi kunci untuk menjaga keselamatan bersama. Pemerintah daerah akan terus berupaya memberikan informasi dan dukungan yang diperlukan bagi masyarakat di Sigi.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button