Pemkot Bekasi Waspadai dan Perkuat Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan

Bekasi, Maret.id — Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menunjukkan komitmen yang kuat dalam pencegahan kasus kekerasan terhadap perempuan. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap meningkatnya kasus penyekapan perempuan yang terjadi di Kota Bandung.
Upaya Kolaboratif untuk Perlindungan Perempuan
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Bekasi, Ridwan, menjelaskan bahwa sejumlah inisiatif telah dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat. “Kami aktif melakukan sosialisasi kepada perempuan dan masyarakat umum. Kami juga menjalin kemitraan dengan berbagai organisasi perempuan untuk memperkuat perlindungan,” ungkapnya pada Kamis, 25 Juni 2026.
Ridwan menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan elemen masyarakat sangat penting. Dengan kolaborasi ini, mereka berharap bisa menurunkan angka kekerasan terhadap perempuan di wilayah tersebut. “Kami terus berusaha untuk memastikan keselamatan perempuan dan anak. Penting bagi kami untuk memberikan informasi yang tepat terkait pencegahan kekerasan,” tambahnya.
Penanganan Korban di Kota Bekasi
Meskipun begitu, Ridwan tidak menampik bahwa kasus kekerasan terhadap perempuan masih sering terjadi. Namun, Pemkot Bekasi berkomitmen untuk memberikan penanganan yang baik kepada para korban. DPPPA Kota Bekasi memberikan berbagai layanan, termasuk pendampingan psikologis dan konseling untuk menyembuhkan trauma.
“UPTD PPPA kami memiliki tim yang fokus pada penanganan kasus kekerasan. Kami memberikan pendampingan secara menyeluruh bagi korban, baik dari sisi psikologis maupun bantuan lainnya,” jelas Ridwan. Ini merupakan bentuk perhatian Pemkot terhadap sisi humanis dari permasalahan sosial yang ada di Kota Bekasi.
Mengajak Korban untuk Bersuara
Ridwan juga mengajak para korban untuk tidak ragu dalam melapor. Ia menekankan pentingnya dukungan bagi para perempuan agar berani bersuara. “Kami mendukung penuh agar korban tidak merasa takut untuk melapor. Kami siap membantu mereka untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi,” tuturnya.
Korban dapat menghubungi atau mengunjungi UPTD PPA yang berada di kompleks Ruko Suncity Square Bekasi. Hal ini diharapkan dapat membuka ruang bagi perempuan yang membutuhkan bantuan untuk mendapatkan perlindungan dan dukungan yang layak.
Dengan upaya yang berkelanjutan, Pemkot Bekasi berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi perempuan, serta mengurangi angka kekerasan di masyarakat. Penanganan yang efektif dan kolaborasi dengan masyarakat diharapkan menjadi kunci untuk mengatasi permasalahan ini secara menyeluruh.
