Pemrov Banten Tindak Lanjut Penghapusan 15 Sekolah dari Program Gratis

Tangerang, Maret.id — Pemerintah Provinsi Banten tengah mempertimbangkan untuk mencoret sekitar 15 sekolah swasta dari Program Sekolah Gratis. Proses evaluasi tersebut dilakukan karena dugaan pelanggaran ketentuan yang telah ditetapkan, yang dapat berakibat pada penarikan insentif dari pemerintah daerah bagi sekolah-sekolah tersebut.
Evaluasi yang Masih Berlangsung
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Banten, Jamaluddin, mengungkapkan bahwa penilaian ini masih dalam tahap pengkajian. Hasil akhir dari evaluasi tersebut rencananya akan diumumkan pada Juli 2026. “Sementara kita lihat ada beberapa, nanti kita akan sampaikan mungkin pada bulan Juli,” ujarnya saat diwawancarai.
Jamaluddin menambahkan bahwa estimasi jumlah sekolah yang terancam dicoret berjumlah di bawah 20, dengan kemungkinan sekitar 15 sekolah. Proses evaluasi tersebut fokus pada sejumlah pelanggaran yang ditemukan di lingkungan sekolah, termasuk konflik internal yayasan dan adanya sekolah yang masih membebankan biaya pendidikan kepada siswa, meskipun mereka telah terdaftar dalam Program Sekolah Gratis.
Pelanggaran yang Ditemukan
Berbagai pelanggaran yang menjadi perhatian pemerintah antara lain adalah perselisihan antara yayasan, dan adanya sekolah yang meningkatkan biaya pendidikan, serta yang tetap meminta siswa untuk membayar uang bangunan, SPP, dan uang pangkal. “Banyak hal yang menjadi perhatian kami dalam evaluasi ini,” ungkap Jamaluddin.
Dia menegaskan bahwa sekolah-sekolah yang berpartisipasi dalam Program Sekolah Gratis tidak diperbolehkan meminta biaya tambahan dari peserta didik. Kepatuhan terhadap aturan yang ada akan menjadi penentu utama dalam evaluasi ini.
Arahan Gubernur Diperlukan
Terkait dengan kemungkinan penggantian sekolah yang dicoret, Jamaluddin menyatakan bahwa keputusan akhir akan bergantung pada arahan dari Gubernur Banten. “Nanti kita lihat, saya harus meminta kebijakan dari Pak Gubernur,” tambahnya.
Program Sekolah Gratis merupakan salah satu inisiatif unggulan dari Gubernur Banten, Prabowo Subianto, dan Wakil Gubernur Andra Soni-Dimyati Natakusumah. Program ini dirancang untuk meringankan beban biaya pendidikan bagi siswa SMA, SMK, dan SKh swasta.
Manfaat Program Sekolah Gratis
Dikenal sebagai solusi bagi banyak keluarga, Program Sekolah Gratis memberikan akses pendidikan tanpa biaya pendaftaran, SPP, dan biaya lainnya seperti lembar kerja siswa hingga daftar ulang, sesuai dengan Peraturan Gubernur Nomor 15 tahun 2025.
Dengan program ini, banyak anak-anak di Banten yang sebelumnya ragu melanjutkan pendidikan, kini dapat kembali belajar dengan tenang. Orang tua pun merasa lebih ringan karena tidak perlu memikirkan biaya sekolah setiap bulannya.
Sebagai langkah pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan, pengawasan dan evaluasi yang ketat terhadap pelaksanaan program ini sangat penting untuk memastikan semua pihak mematuhi ketentuan yang berlaku. Upaya ini bertujuan untuk memberikan pendidikan yang lebih baik dan merata bagi seluruh anak di Provinsi Banten.
