Ketersediaan Hewan Kurban di Kabupaten Tangerang Diperkirakan Naik 10%

Tangerang, Maret.id — Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Tangerang memprediksi pasokan hewan kurban pada Iduladha 1447 H/2026 meningkat sekitar 10 persen menjadi sekitar 35.000 ekor dibandingkan tahun sebelumnya.
Perkiraan jumlah dan rincian
DPKP Kabupaten Tangerang memperkirakan total ketersediaan hewan kurban mencapai 35.000 ekor. Kepala Bidang Pengendalian Kesehatan Hewan DPKP, Joko Ismadi, menyatakan estimasi tersebut merupakan akumulasi dari hewan yang dipasarkan di seluruh lapak dan peternakan di wilayah Kabupaten Tangerang. Pernyataan itu disampaikan pada Selasa, 12 Mei 2026.
Rincian perkiraan jumlah hewan kurban meliputi sekitar 8.367 ekor sapi, 66 ekor kerbau, 4.410 ekor kambing, dan 20.093 ekor domba. Angka ini naik sekitar 10 persen dari total sekitar 32.000 ekor pada tahun sebelumnya. Menurut Joko, peningkatan pasokan juga dipengaruhi bertambahnya lapak pedagang di wilayah tersebut.
Asal hewan dan pemeriksaan kesehatan
Sebagian besar hewan kurban yang masuk ke Kabupaten Tangerang berasal dari Jawa Timur. Selain itu, pasokan juga datang dari wilayah lain seperti Lampung, Bima, Bali, Tasikmalaya, Cianjur, dan Garut. Joko menegaskan bahwa hewan yang diperjualbelikan merupakan gabungan dari berbagai sentra produksi di luar daerah.
Seorang pedagang domba di Tigaraksa, Sarkam, mengatakan pihaknya mengutamakan kelayakan dan kesehatan hewan sebagai tanggung jawab kepada konsumen. Ia memastikan pemberian pakan dilakukan secara rutin dan berkualitas. Pemerintah daerah juga melakukan pemeriksaan kesehatan hewan, termasuk saat hewan yang berasal dari luar kota tiba di lapak penjualan, untuk memastikan kondisi hewan menjelang pelaksanaan Iduladha.
