Peringatan 1 Muharram di Bogor: Kisah Inspiratif Marbot Jadi Pangdam

Bogor, Maret.id — Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Kota Bogor, yang berlangsung pada Senin, 15 Juni 2026, penuh makna. Acara ini dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, serta berbagai unsur Forkopimda, tokoh agama, dan Pangdam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih.
Semangat untuk Memperkuat Persatuan
Mengusung tema “Semangat Tahun Baru Islam 1448 H Meneguhkan Spirit Keislaman dalam Bingkai NKRI,” peringatan ini mendorong masyarakat untuk memperkuat keimanan, persatuan, serta kepedulian sosial. Dr. Adityawarman dalam sambutannya menekankan pentingnya ketekunan dan kerja keras dalam meraih cita-cita. Ia juga mengajak masyarakat untuk membiasakan doa dan selawat sebagai bagian dari ikhtiar dalam kehidupan sehari-hari.
“Perbanyak doa dan selawat kepada Nabi Muhammad SAW. Insyaallah, Allah SWT akan memudahkan setiap hajat dan cita-cita kita,” kata Adityawarman. Pernyataan ini menggambarkan keyakinannya bahwa spiritualitas dapat menjadi penuntun bagi individu dalam mencapai tujuan hidup.
Kisah Inspiratif Pangdam III/Siliwangi
Salah satu momen paling mengesankan dalam acara tersebut adalah tausyiah dari Mayjen TNI Kosasih yang berbagi perjalanan hidupnya. Dari seorang marbot masjid, ia kini dipercaya memimpin Kodam III/Siliwangi. Kisahnya menjadi inspirasi bagi para hadirin, mengingatkan bahwa kerja keras dan doa dapat membawa seseorang menuju kesuksesan.
Dalam ceramahnya, Kosasih menekankan bahwa Tahun Baru Islam adalah saat yang tepat untuk melakukan hijrah atau perubahan menuju diri yang lebih baik. Ia mengajak umat Islam untuk memperkuat akhlak, memperbanyak amal, serta menjauhi perbuatan maksiat. “Jadikan 1 Muharram sebagai awal memperbaiki diri, menjaga hati, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ujarnya.
Kegiatan sosial sebagai Penutup
Selain tausyiah, peringatan ini juga dimeriahkan dengan penyerahan santunan kepada anak yatim dan bantuan bagi kaum dhuafa. Penyerahan tersebut dilakukan oleh Pangdam III/Siliwangi, Wali Kota Bogor, Ketua DPRD Kota Bogor, dan jajaran Forkopimda. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga sebagai momentum untuk menumbuhkan semangat hijrah dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
Dari rangkaian acara tersebut, terlihat jelas harapan yang diinginkan oleh panitia penyelenggara, yaitu agar umat Islam dapat menjadikan peringatan 1 Muharram sebagai langkah nyata dalam memperbaiki diri dan mempererat silaturahmi. Melalui peringatan ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga hubungan baik dengan sesama.
Kegiatan ini mencerminkan betapa pentingnya kerjasama antar elemen masyarakat dalam membangun solidaritas sosial dan spiritual, yang sangat relevan dalam konteks hidup bermasyarakat di Indonesia saat ini.
