Polres Kepulauan Seribu Gelar Lomba untuk Dongkrak Wisata Bahari

Jakarta, Maret.id — Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara yang ke-80, Polres Kepulauan Seribu menyelenggarakan lomba mancing dan balap kapal nelayan tradisional. Kegiatan ini melibatkan masyarakat pesisir setempat serta bertujuan untuk meningkatkan promosi wisata bahari di kawasan tersebut.
Ajang Merayakan Tradisi dan Kebersamaan
Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 28 Juni 2026, ini menjadi ajang perayaan yang diharapkan dapat mempererat hubungan antara Kepolisian dan masyarakat. Lomba balap kapal nelayan tradisional (Speed Race) diadakan di Pulau Harapan, sedangkan lomba mancing berlangsung di Pulau Tidung. Menurut Kapolres Kepulauan Seribu, AKBP Argadija Putra, kegiatan ini bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga merupakan sarana untuk memperkuat silaturahmi.
“Dengan memilih perlombaan bernuansa bahari, kami ingin kegiatan ini mencerminkan karakter wilayah maritim Kepulauan Seribu,” kata Kapolres. “Selain itu, kami berharap ini dapat memperkenalkan potensi wisata bahari kepada masyarakat,” tambahnya.
Memperkenalkan Potensi Wisata Bahari
Kepulauan Seribu memang dikenal dengan identitasnya sebagai kawasan bahari yang kaya. Kegiatan lomba ini tidak hanya melestarikan tradisi masyarakat, tetapi juga berfungsi sebagai promosi wisata yang sangat dibutuhkan. “Kami ingin masyarakat memahami bahwa Kepulauan Seribu menyimpan banyak potensi yang bisa dikembangkan,” ujarnya.
Perayaan ini diharapkan mampu menarik perhatian lebih banyak pengunjung dan wisatawan. Momen seperti ini, mengambil bagian dalam memperkenalkan keindahan alam dan budaya lokal, menjadi sangat penting bagi keberlangsungan perekonomian masyarakat setempat.
Komitmen Polres untuk Keamanan dan Kebersamaan
Selain aspek pariwisata, Polres Kepulauan Seribu juga menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut. Kegiatan partisipatif ini bertujuan untuk semakin mendekatkan polisi dengan masyarakat. “Kegiatan yang kami laksanakan merupakan bentuk perhatian kami terhadap warga. Kami berharap melalui semangat kebersamaan, kita semua dapat menjaga keamanan dan kenyamanan hidup di Kepulauan Seribu,” tutup Kapolres.
Dengan semangat yang terjaga, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kepulauan Seribu menjadi lebih dari sekadar acara seremonial. Ini adalah momentum untuk memperkuat rasa memiliki dan membangun sinergi antara kepolisian dan masyarakat, demi satu tujuan: kemajuan daerah dan keamanan bersama.
