Lokal

Ketua DPRD Bekasi Tinjau Pabrik Pengolahan Sampah di Tiongkok

Bekasi, Maret.id — Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kota Bekasi menjadi salah satu fokus utama Wali Kota dan DPRD setempat. Dalam rangka memastikan manfaat proyek ini bagi masyarakat, Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, berencana melakukan kunjungan ke Tiongkok untuk meninjau langsung pabrik pengolahan sampah milik Wangneng Environment.

Pentingnya Pengawasan Proyek PSEL

Sardi menyatakan bahwa kunjungan ini adalah bentuk pengawasan yang diperlukan untuk memastikan bahwa Wangneng Environment, pihak ketiga yang bertanggung jawab dalam proyek ini, dapat mengelola PSEL dengan baik. “Kami diundang untuk membuktikan perusahaan itu benar-benar melaksanakan pembangunan PSEL dengan baik,” tegasnya.

DPRD Kota Bekasi berkomitmen untuk memastikan bahwa proyek ini mengikuti semua aturan yang ada. Dengan keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan, diharapkan tidak ada proses yang terabaikan, terutama yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat dan keselamatan lingkungan. Ini termasuk perhatian terhadap potensi longsor yang dapat terjadi di tempat pembuangan akhir di Bantargebang.

Manfaat Jangka Panjang bagi Masyarakat

Sardi juga berharap proyek PSEL tidak hanya menyelesaikan permasalahan pengolahan sampah, tetapi juga mampu memproduksi energi listrik dengan efisien. Dia menginginkan adanya transfer teknologi, peningkatan kualitas lingkungan, edukasi masyarakat tentang pengelolaan sampah, serta penghijauan. “Proyek ini harus mampu membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal,” ujarnya dengan semangat.

DPRD percaya bahwa keterlibatan masyarakat dan edukasi akan meningkatkan kesadaran lingkungan, yang penting bagi keberlanjutan kota Bekasi. “Kami menginginkan transfer of knowledge kepada masyarakat Indonesia, khususnya warga Kota Bekasi,” tambahnya.

Rombongan Dinas Menuju Tiongkok

Sardi berangkat ke Tiongkok bersama Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, dan sejumlah anggota DPRD, termasuk Ketua Komisi II, Latu Har Hary, serta beberapa tokoh masyarakat. Rombongan ini dijadwalkan berada di Tiongkok dari tanggal 26 hingga 28 Juni 2026 untuk melakukan kunjungan ke pabrik Wangneng Environment.

Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai bagaimana pengolahan sampah dapat dilakukan secara efisien menjadi energi listrik. Selain itu, salah satu tujuan utama kunjungan ini adalah untuk menggali pengetahuan dan pengalaman yang dapat diimplementasikan dalam proyek PSEL di Indonesia.

Dengan langkah ini, diharapkan Kota Bekasi dapat mengatasi permasalahan sampah serta menciptakan energi yang berkelanjutan untuk masyarakat. Proyek ini menjadi simbol harapan baru bagi lingkungan dan perekonomian lokal dalam jangka panjang.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button