Lokal

BPBD Kabupaten Tangerang Evakuasi Warga TPA Jatiwaringin Akibat Banjir

Tangerang, Maret.id — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang tengah melakukan evakuasi terhadap warga di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin. Langkah ini diambil setelah kebakaran besar melanda area tersebut sejak Selasa, 30 Juni 2026.

Kebakaran yang Mengkhawatirkan

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, mengungkapkan bahwa kobaran api masih menyala di gunungan sampah, mengakibatkan asap tebal yang membahayakan kesehatan warga. Sekitar 50 orang, yang mayoritas merupakan ibu dan anak-anak, telah dievakuasi ke lokasi yang lebih aman untuk menghindari dampak asap beracun.

Menurut Taufik, upaya pemadaman api di area tersebut cukup sulit karena letak titik api yang tidak terjangkau oleh unit pemadam kebakaran. Namun, tim pemadam kebakaran berusaha maksimal untuk menangani api di lokasi yang dapat dijangkau.

Langkah Pemadaman Melibatkan Teknologi

Dalam upaya memadamkan api, BPBD berencana menggunakan helikopter untuk melakukan water bombing. Dua unit helikopter dijadwalkan akan dikerahkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada Kamis, 2 Juli 2026. “Ini adalah langkah penting untuk memberikan efisiensi dalam pemadaman kebakaran yang semakin meluas,” ujar Taufik.

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang juga turut terlibat dengan mengerahkan tim medis untuk memantau kesehatan masyarakat yang terdampak. Hembusan angin kencang pada saat kebakaran memperburuk kondisi, dengan asap yang menyebar ke pemukiman warga.

Respons Pemerintah dan Koordinasi Tim Medis

Kepala DLHK Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat, menyatakan bahwa untuk menanggulangi situasi ini, pihaknya telah menambah bantuan 9 unit pemadam kebakaran dengan 45 personel. Selain itu, tim medis dari Puskesmas Kecamatan Mauk juga ditugaskan untuk memantau dan memberikan pertolongan kepada warga yang mungkin terdampak oleh asap.

“Kami telah berkoordinasi dengan camat setempat untuk memastikan semua berjalan dengan lancar. Tim medis sudah disiapkan untuk memberikan bantuan jika ada warga yang mengalami masalah kesehatan akibat asap,” jelas Ujat.

Luasan Kebakaran yang Meningkat

Diperkirakan, kebakaran di TPA Jatiwaringin melanda area seluas kurang lebih dua hektare. Ujat menambahkan bahwa kebakaran ini bermula dari titik api kecil di sebelah barat, yang kemudian menyebar lebih luas. Petugas internal DLHK berada di lokasi untuk memantau perkembangan dan menangani kebakaran secepat mungkin.

Bencana ini membawa perhatian khusus dari pemerintah daerah, yang berkomitmen untuk menjamin keselamatan warganya. Penanganan yang cepat dan responsif diharapkan mampu meminimalkan dampak kebakaran, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang terdampak.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button