TNGR Luncurkan Rest Shelter Menarik di Jalur Pendakian Gunung Rinjani!

Mataram, Maret.id — Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) baru-baru ini meluncurkan pembangunan sejumlah rest shelter di jalur pendakian Gunung Rinjani. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan pelayanan serta keselamatan wisatawan yang menjelajahi keindahan alam pulau Lombok.
Pembangunan Fasilitas untuk Pendaki
Kasubbag Tata Usaha Balai TNGR, Asrekita, mengungkapkan bahwa pembangunan fasilitas ini dilakukan di beberapa jalur pendakian utama, yakni Sembalun dan Senaru. “Pada tahun ini, kami membangun fasilitas rest shelter di pos-pos jalur pendakian di kawasan Gunung Rinjani,” jelas Asrekita pada siaran pers yang dirilis pada 14 Mei 2026.
Setelah penyelesaian tahap awal, saat ini terdapat enam rest shelter di jalur Sembalun dan enam di jalur Senaru. Pembangunan di jalur Torean dan Timbanuh masih dalam proses pengerjaan. Fasilitas ini dirancang untuk memberikan tempat istirahat sementara bagi para pendaki agar dapat beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.
Fasilitas Modern dan Ramah Lingkungan
Rest shelter yang dibangun dilengkapi dengan berbagai fasilitas modern, seperti tempat duduk yang dapat menampung sekitar 10 orang, lampu penerangan yang memanfaatkan energi panel surya, serta colokan listrik. Dengan keberadaan ini, pengunjung diharapkan dapat berlindung dari cuaca hujan dan memulihkan tenaga selama berpetualang di pegunungan.
Meskipun demikian, pihak Balai TNGR menghimbau agar para pendaki tidak mendirikan tenda di dalam rest shelter, tidak membuang sampah sembarangan, dan menghindari tindakan vandalisme. Hal ini penting untuk menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan.
Upaya Peningkatan Keamanan dan Kenyamanan
Kepala Balai TNGR, Budhy Kurniawan, menjelaskan bahwa pembangunan fasilitas ini merupakan upaya strategis untuk meningkatkan keselamatan pengunjung. “Struktur rest shelter dirancang kokoh dengan desain ergonomis, serta memanfaatkan energi ramah lingkungan,” katanya.
Budhy juga menyatakan harapannya bahwa keberadaan rest shelter dapat menjadi tempat singgah yang nyaman dan aman bagi para pendaki. “Saya mengajak semua pendaki untuk menjaga kebersihan jalur pendakian dan merawat fasilitas yang telah dibangun, demi menjaga kelestarian kawasan Gunung Rinjani,” tambahnya.
Keberadaan rest shelter ini diharapkan tidak hanya akan meningkatkan kualitas pengalaman pendakian, tetapi juga mendukung pelestarian lingkungan hidup yang ada di sekitar Taman Nasional Gunung Rinjani. Dengan langkah ini, TNGR menunjukkan komitmennya dalam menciptakan pengalaman pendakian yang aman dan menyenangkan bagi semua pengunjung.
