Lokal

BPBD Kendari Bersama Warga Bersihkan Rumah Pasca Banjir: Aksi Solidaritas yang Mengharukan!

Kendari, Maret.id — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari melakukan aksi sosial dengan mengerahkan personelnya untuk membantu pembersihan rumah warga yang terdampak banjir. Ini dilakukan di sejumlah wilayah di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, yang masih menghadapi kendala akibat endapan lumpur.

Bantuan Tanggap Darurat Pasca Banjir

Kepala BPBD Kota Kendari, Cornelius Padang, mengungkapkan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari penanganan darurat setelah pemerintah menetapkan status tanggap darurat. “Jika masyarakat masih membutuhkan bantuan membersihkan rumah, kami langsung turun tangan,” kata Cornelius dalam keterangannya, Kamis, 14 Mei 2026.

Sejak banjir melanda, BPBD telah menurunkan 59 personel yang bergerak secara mobile untuk membereskan sisa genangan air dan lumpur di permukiman warga. Meskipun cuaca menunjukkan perbaikan, kendala utama yang dihadapi adalah endapan lumpur yang masih terlihat di banyak lokasi.

Wilayah Terdampak Masih Diperhatikan

BPBD Kota Kendari melakukan pantauan di 18 titik yang terdampak banjir, dimana saat ini masih ada tujuh lokasi yang memerlukan penanganan lebih lanjut. Beberapa kawasan yang masih terdampak meliputi bantaran Kali Wanggu, sekitar Rumah Sakit Hermina, serta beberapa wilayah di Kecamatan Kambu dan Anduonohu. “Genangan di sejumlah lokasi ini masih tersisa dengan ketinggian yang bervariasi, mulai dari setinggi mata kaki hingga betis orang dewasa,” lanjut Cornelius.

Proses pembersihan ini memerlukan waktu karena air banjir bercampur dengan lumpur tebal, yang menyulitkan upaya pembersihan. Untuk mempercepat proses, BPBD juga berkoordinasi dengan dinas pemadam kebakaran dalam penanganan di lapangan.

Upaya Terpadu untuk Pemulihan

Pemerintah daerah juga mengambil langkah konkrit dengan membangun Posko Komando Induk di wilayah Kali Wanggu untuk mendukung penanganan bencana. Dalam upaya percepatan pemulihan, sekitar 1.000 personel dari berbagai instansi, termasuk BPBD, Dinas Sosial, Satpol PP, Dinas Kesehatan, TNI, Polri, dan instansi vertikal lainnya, turut dikerahkan.

Dengan kerja sama dan koordinasi yang baik antara berbagai pihak, diharapkan proses pemulihan dapat berjalan lebih cepat dan efektif. Langkah-langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan bahwa warga yang terdampak bisa segera kembali ke aktivitas normal mereka.

Pemerintah setempat dan BPBD terus berkomitmen untuk membantu masyarakat terdampak, serta melakukan evaluasi untuk memitigasi risiko terjadinya bencana serupa di masa depan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button