Dinas Lingkungan Hidup Bekasi Siap Luncurkan 200 Bank Sampah Baru di 2026!

Bekasi, Maret.id — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi menetapkan target ambisius untuk tahun 2026 dengan merencanakan pembangunan 200 bank sampah baru. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan pengelolaan sampah di setiap Rukun Warga (RW) di wilayah tersebut.
Tujuan Ambisius 200 Bank Sampah Baru
Menurut Nurul Fitria, Ketua Bidang Pengendalian dan Pengelolaan Persampahan DLH Kabupaten Bekasi, target kali ini jauh lebih tinggi dibandingkan tahun 2025 yang hanya menargetkan 80 unit. Dengan adanya penambahan ini, total bank sampah di Kabupaten Bekasi diproyeksikan akan mencapai 682 unit pada akhir tahun 2026.
Nurul menegaskan pentingnya keberadaan bank sampah dalam memperkuat pengelolaan sampah sejak dari sumbernya. “Keberadaan bank sampah adalah upaya untuk mereduksi volume sampah secara terintegrasi,” jelasnya. Hal ini tentunya mendukung visi Kabupaten Bekasi menuju pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan.
Pendampingan dan Pembinaan
Dalam usaha menyukseskan target tersebut, DLH Kabupaten Bekasi tidak hanya membangun bank sampah baru, tetapi juga memberikan pendampingan kepada pengurus bank sampah yang sudah ada. Pendampingan ini mencakup pelatihan manajemen, pemilihan, hingga penimbangan sampah agar setiap bank sampah bisa beroperasi secara mandiri dan optimal.
DLH pun melakukan evaluasi berkala terhadap bank sampah yang ada, termasuk revitalisasi unit-unit yang kurang aktif. Dengan pendekatan ini, Dinas berharap seluruh bank sampah dapat berfungsi konsisten dan berkontribusi efektif terhadap pengelolaan sampah di daerah tersebut.
Mendorong Budaya Memilah Sampah
Nurul Fitria menambahkan bahwa target jangka panjang DLH adalah mewujudkan prinsip “Satu RW Satu Bank Sampah”. Upaya ini sejalan dengan harapan untuk membudayakan perilaku memilah sampah di kalangan masyarakat. “Kami ingin budaya memilah sampah menjadi gaya hidup, juga menciptakan sistem pengelolaan sampah berbasis circular economy,” ungkapnya.
Namun, tantangan tetap ada. Kesadaran masyarakat untuk terlibat aktif dalam program ini perlu meningkatkan agar konsep zero waste dapat terwujud. Dengan pendekatan yang tepat dan dukungan masyarakat, DLH Kabupaten Bekasi yakin bahwa pengelolaan sampah dapat diperbaiki secara keseluruhan.
Dengan 482 bank sampah yang sudah ada dan tambahan 200 unit yang direncanakan, Kabupaten Bekasi menunjukkan komitmen yang kuat untuk menghadapi tantangan lingkungan. Upaya ini diharapkan tidak hanya mengurangi beban sampah, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pengelolaan sampah yang lebih baik.
