Satu Langkah dari Kecelakaan Maut: Kenali Profil Anggota DPR Fraksi PKB Gus Hilman!

Jakarta, Maret.id — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhammad Hilman Mufidi, atau akrab disapa Gus Hilman, berhasil selamat dari kecelakaan tragis di Tol Pasuruan-Probolinggo, Jawa Timur. Kecelakaan tersebut terjadi pada Sabtu siang, 23 Mei 2026, dan mengakibatkan meninggalnya dua stafnya, Alex Anwaruh dan Adinda Najwa.
Profil Gus Hilman
Gus Hilman terpilih sebagai anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur II, yang meliputi kawasan Probolinggo dan Pasuruan. Ia dilantik setelah melalui proses Pergantian Antar Waktu (PAW) pada 21 Januari 2025, menggantikan Mohammad Irsyad Yusuf yang diberhentikan dari keanggotaan partai.
Pria kelahiran Gresik, Jawa Timur, pada 24 Juli 2000 ini menjadi salah satu anggota DPR yang termuda, dengan usia 24 tahun. Ia berasal dari keluarga santri, di mana ayahnya, Jazilul Fawaid, merupakan seorang politikus senior dan Ketua Fraksi PKB DPR RI, sementara ibunya, Chalimatus Sa’diyah, adalah seorang hafizah dan dosen di Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta.
Pendidikan dan Karier
Gus Hilman memulai pendidikan dasarnya di Madrasah Pembangunan milik UIN Jakarta, kemudian melanjutkan ke MTs Al Azhar Asyarif. Ia menyelesaikan pendidikan menengah di SMA Kharisma Bangsa, yang berbasis sains dan teknologi di Tangerang Selatan. Gus Hilman meneruskan pendidikan tinggi di Universitas Indonesia dengan gelar Sarjana Hukum dan di Fakultas Syariah PTIQ Jakarta untuk Sarjana Ekonomi Jurusan Ekonomi Syariah.
Tak hanya itu, Gus Hilman juga mempelajari ilmu kedirgantaraan dan berhasil mendapatkan lisensi pilot privat dan komersial setelah menempuh pendidikan di Global Aviation Flying School, Curug, Tangerang, yang diselesaikannya pada tahun 2022.
Kondisi Pasca Kecelakaan
Setelah kecelakaan, ayahnya Jazilul Fawaid mengungkapkan bahwa Gus Hilman mengalami patah kaki kiri. Namun, saat ini kondisi Gus Hilman telah stabil setelah menjalani operasi pemasangan pen pada kakinya.
“Alhamdulillah, Hilman sudah melewati masa kritis setelah operasi. Patah tulang kaki sebelah kiri,” kata Jazilul dalam keterangan resminya kepada wartawan pada Minggu, 24 Mei 2026.
Jazilul menambahkan bahwa kecelakaan terjadi saat Gus Hilman sedang melakukan kunjungan ke daerah pemilihan yang meliputi Kabupaten dan Kota Pasuruan serta Kabupaten dan Kota Probolinggo.
Sayangnya, dua orang staf yang mendampinginya, Alex Anwaruh dan Adinda Najwa, tidak selamat dalam insiden tersebut. Keduanya merupakan tenaga ahli yang aktif mendukung tugas Gus Hilman sebagai wakil rakyat.
“Kami berduka atas kepergian mereka. Mereka adalah bagian penting dari tim kerja kami,” ucap Jazilul dengan penuh kesedihan.
Kecelakaan ini telah menarik perhatian publik dan menunjukkan risiko yang dihadapi oleh para legislator dalam menjalankan tugas-tugas mereka di daerah pemilihan. Pengalaman ini tentunya menjadi peringatan akan pentingnya keselamatan dalam perjalanan dinas.



