Nasional

DITINGKATKAN! Ditjen Hubdat Kemenhub Canangkan Zona Integritas Demi Pelayanan Publik yang Lebih Baik!

Jakarta, Maret.id — Direktorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan Republik Indonesia meluncurkan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas di Kantor Kementerian Perhubungan pada Senin, 25 Mei 2026. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat pelayanan publik dan mewujudkan Wilayah Bebas Korupsi serta Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani yang lebih efektif.

Komitmen untuk Reformasi Sektor Transportasi

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, menjelaskan bahwa pencanangan ini merupakan bagian dari komitmen reformasi yang menyeluruh dan berkelanjutan dalam sektor transportasi. Ia menggarisbawahi pentingnya perbaikan kualitas pelayanan publik agar dapat memenuhi harapan masyarakat yang semakin tinggi.

Aan menegaskan bahwa masyarakat kini menginginkan pelayanan yang lebih cepat, transparan, akuntabel, dan mudah diakses. “Kita tidak boleh terjebak dalam pola kerja lama yang lambat dan kaku,” ujarnya di hadapan peserta acara yang berlangsung di Jakarta.

Penerapan Prinsip Pelayanan Publik

Dalam kesempatan tersebut, Aan mendorong seluruh unit kerja Ditjen Perhubungan Darat untuk melaksanakan pembangunan Zona Integritas secara serentak dan konsisten. Ia juga mengingatkan bahwa setiap pimpinan unit kerja harus menjadi teladan dalam perubahan pola pikir dan budaya kerja di lingkungan pelayanan.

“Setiap aparatur harus mengubah mentalitas ingin dilayani menjadi siap melayani masyarakat dengan menjaga integritas pelayanan publik,” tambahnya. Dalam hal ini, Aan menekankan pentingnya konsistensi dalam memberikan pelayanan terbaik tanpa melanggar kewenangan yang ada.

Digitalisasi dan Keselamatan Transportasi

Aan juga menyampaikan perlunya digitalisasi dalam reformasi pelayanan dan pengawasan. Upaya ini termasuk penguatan integrasi data serta pengendalian internal secara ketat. Digitalisasi diharapkan dapat memungkinkan pengawasan berlangsung secara real-time dan berkelanjutan.

Lebih lanjut, Ia menekankan bahwa peningkatan keselamatan dalam penggunaan transportasi jalan harus menjadi prioritas utama. Setiap unit kerja diharapkan memiliki target keselamatan yang jelas, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

“Program yang dirancang harus fokus untuk menurunkan angka kecelakaan dan meningkatkan keselamatan masyarakat,” tutup Aan.

Pencanangan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam menghadirkan perubahan nyata dan positif bagi layanan publik yang lebih baik. Keberhasilan dalam mencapai tujuan ini akan sangat bergantung pada komitmen dan kerja keras semua pihak yang terlibat di Ditjen Hubdat, serta masukan konstruktif dari masyarakat.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button