Nasional

PERINGATAN! Pemerintah PERKUAT Perlindungan dan Layanan Ramah Lansia!

Jakarta, Maret.id — Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk memperkuat perlindungan dan layanan bagi lanjut usia (lansia) di seluruh tanah air. Pernyataan ini disampaikan pada puncak peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026 yang diselenggarakan di Kupang, Nusa Tenggara Timur, sebagai bentuk penghormatan kepada kaum lansia.

Komitmen Kementerian Sosial

Direktur Jenderal Rehabilitasi Sosial, Supomo, membacakan pesan Menteri Sosial dalam acara tersebut. Dia menekankan bahwa penghormatan kepada lansia harus diimplementasikan melalui program-program konkret yang berdampak langsung.

“Kementerian Sosial berkomitmen untuk memperkuat perlindungan sosial bagi lansia. Kami akan terus meningkatkan layanan dan pendampingan secara berkelanjutan,” ujar Supomo, yang disampaikan pada acara tersebut pada Sabtu, 30 Mei 2026. Kegiatan HLUN 2026 diwarnai dengan acara jalan sehat yang diikuti oleh ribuan lansia dari berbagai kalangan.

Ragam Kegiatan dalam HLUN 2026

Acara yang berlangsung di Alun-Alun Rumah Jabatan Gubernur Nusa Tenggara Timur ini menarik peserta dari beragam komunitas lansia dan organisasi keagamaan. Anggota keluarga besar TNI dan Polri turut serta dalam memeriahkan kegiatan tersebut, menandai semangat kebersamaan dalam memberikan dukungan kepada lansia.

Pelepasan peserta jalan sehat dilakukan oleh Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, bersama Supomo, yang juga menyiapkan berbagai layanan kesehatan bagi para peserta. Kegiatan tersebut meliputi senam bersama, fisioterapi, dan pemeriksaan kesehatan gratis, serta layanan audiometri untuk mendukung kesehatan lansia.

Program Khusus untuk Lansia

Supomo menjelaskan bahwa HLUN tidak hanya berisi kegiatan seremonial, tetapi juga mencakup berbagai program yang telah menjangkau masyarakat selama bulan Mei. Khususnya, pemerintah melaksanakan operasi katarak gratis serta bantuan alat aksesibilitas bagi lansia yang membutuhkan.

“Pemerintah juga memberikan bantuan ATENSI dan pemenuhan hak sipil untuk memastikan bahwa masyarakat menjadi ruang yang aman bagi lansia,” tambah Supomo. Dia menegaskan pentingnya peran pemerintah daerah dalam menciptakan layanan yang ramah lansia di wilayah masing-masing.

Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, menyambut baik penyelenggaraan HLUN di daerahnya dan menganggapnya sebagai sebuah kehormatan bagi masyarakat NTT. Menurutnya, layanan yang diberikan telah menjangkau 22 kabupaten dan kota, serta memberikan manfaat langsung bagi lansia di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Peringatan HLUN 2026 ini dianggap sebagai momentum penting dalam memperkuat kepedulian masyarakat terhadap kaum lansia, dengan harapan bahwa rasa hormat kepada lansia akan terus tumbuh dan terjaga dalam kehidupan sehari-hari.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button